BALIKPAPAN — Otorita Bandara (Otban) Wilayah VII memastikan seluruh operasional penerbangan di tujuh bandara wilayah kerjanya selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) berjalan aman dan lancar tanpa kejadian.
Kepala Otban Wilayah VII, Ferdinan Nurdin, mengatakan tidak ditemukan kejadian signifikan selama pelaksanaan posko Nataru.
Ia juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pengelola Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan dan AirNav Indonesia. “Selama pelaksanaan posko Nataru tidak terdapat kejadian yang bersifat signifikan. Kami menyampaikan apresiasi kepada GM Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan dan GM AirNav atas kolaborasi yang semakin erat dan sinergis,” ujar Ferdinan, saat wawancara PROKAL.co (media online Kaltim Post Group) dan awak media lainnya.
Menurutnya, sinergi tersebut terlihat dari adanya inovasi baru, yakni kehadiran personel AirNav yang ditempatkan langsung di area depan bandara.
Langkah ini menjadi terobosan pertama sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan koordinasi dan kualitas pelayanan penerbangan.
“Dari sisi pengelolaan bandara, seluruh rangkaian operasional selama periode Nataru berjalan dengan baik dan lancar,” tambahnya.
Selain itu, Ferdinan mengungkapkan adanya peningkatan trafik penerbangan di tujuh bandara yang berada di bawah pengawasan Otban Wilayah VII. Dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, pergerakan pesawat meningkat sebesar 4,04 persen, sementara jumlah penumpang naik 6,27 persen secara kumulatif.
Berdasarkan data yang dihimpun, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan mencatat pergerakan tertinggi dan menempati peringkat pertama, disusul Bandara Berau di posisi kedua. Adapun puncak arus keberangkatan penumpang terjadi pada 22 Desember, sementara puncak arus balik berlangsung sekitar 4 Januari.
Selama periode Nataru, Otban Wilayah VII melakukan pengawasan terhadap sekitar 136 pesawat yang beroperasi di tujuh bandara. Secara nasional, jumlah pesawat yang beroperasi tercatat sekitar 600 unit, dengan 136 pesawat berada di wilayah pengawasan Otban Wilayah VII. “Tidak ada kendala signifikan, khususnya terkait kerusakan pesawat. Seluruh operasional berjalan aman dan normal,” tegas Ferdinan.
Untuk memastikan keselamatan dan kelancaran operasional, Otban Wilayah VII menurunkan lima kelompok inspektur setiap hari. Tim tersebut terdiri dari inspektur bidang navigasi yang melakukan pemantauan di AirNav, inspektur kelayakan udara yang mengawasi maskapai, inspektur bandar udara dan keamanan, serta inspektur operasional penerbangan.
Pengawasan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, tetapi juga di seluruh tujuh bandara yang menjadi wilayah kerja Otban Wilayah VII.
Editor : Wawan