Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

BAZNAS Balikpapan Salurkan Santunan Rp 500 Ribu untuk 4.000 Mustahik, Dana Ditransfer Langsung ke Rekening

Wawan • 2026-02-28 15:38:13

Photo
Photo

PROKAL.co, Balikpapan – Sebanyak 4.000 mustahik di seluruh kecamatan dan kelurahan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, menerima santunan masing-masing Rp 500.000 dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Balikpapan. Bantuan tersebut bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat.

Ketua BAZNAS Kota Balikpapan, Akhmad Bustomi, mengatakan penyaluran bantuan kali ini merupakan bentuk komitmen lembaga dalam membantu masyarakat kurang mampu yang terdampak kondisi ekonomi. “Jumlah penerima sebanyak 4.000 mustahik. Masing-masing akan menerima Rp500 ribu yang ditransfer langsung ke rekening penerima,” ujar Akhmad Bustomi, usai penyerahan secara simbolis di Balikpapan Islamic Center, Sabtu (28/2) siang.

Ia menjelaskan, para mustahik yang menerima bantuan telah melalui proses pendataan dan verifikasi oleh Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) di masing-masing kecamatan. Data tersebut kemudian dihimpun dan diverifikasi kembali oleh Baznas sebelum ditetapkan sebagai penerima manfaat. “Syaratnya warga kurang mampu dan ber-KTP Balikpapan. Data kami terima dari PSM di kecamatan. Dengan kemampuan saat ini, kita salurkan Rp500 ribu dulu dan kita syukuri bersama. Harapan kami tentu ingin bisa menyalurkan lebih besar,” katanya.

Menurut Bustomi, kebutuhan masyarakat di tengah tekanan ekonomi masih cukup tinggi. Karena itu, Baznas terus berupaya memaksimalkan penghimpunan ZIS agar cakupan bantuan dapat diperluas, baik dari sisi jumlah penerima maupun nominal yang disalurkan.

Ia juga memastikan bahwa mustahik yang berhak menerima bantuan namun belum memiliki rekening bank tidak perlu khawatir. Baznas telah menyiapkan mekanisme khusus agar seluruh penerima tetap bisa memperoleh haknya. “Mekanisme pencairannya melalui BPD Syariah. Nomor rekening sudah terdata. Bagi yang belum punya rekening akan dibuatkan. Nanti penerima akan dihubungi untuk proses pencairan,” jelasnya.

Penyaluran melalui transfer bank dipilih untuk menjamin keamanan dan ketertiban distribusi bantuan. Dengan sistem tersebut, penerima tidak perlu datang dan mengantre di lokasi tertentu, sehingga risiko kehilangan maupun potensi gangguan keamanan dapat diminimalkan.

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, menyampaikan apresiasinya atas konsistensi Baznas dalam membantu masyarakat kurang mampu di Kota Balikpapan. Menurutnya, bantuan dana segar sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya bagi keluarga prasejahtera, petani, pelaku usaha kecil, hingga para mualaf yang rutin mendapatkan pembinaan dan bantuan setiap bulan.  “BAZNAS ini sangat bermanfaat. Membantu petani yang membutuhkan, membantu keluarga-keluarga yang sedang berusaha, juga para mualaf yang rutin dibantu setiap bulan,” ujarnya.

Ia menegaskan, keputusan menyalurkan bantuan melalui rekening bank merupakan langkah tepat demi menjaga keamanan para penerima. Pemerintah kota tidak ingin masyarakat berisiko membawa uang tunai dalam jumlah tertentu. “Demi keamanan, lebih aman melalui bank. Hari kerja nanti bisa bertahap dicairkan. Insya Allah hari Senin sudah bisa dicek,” kata Rahmad Mas’ud.

Penyaluran bantuan ini menjangkau seluruh kecamatan dan kelurahan di Kota Balikpapan. Pemerataan dilakukan berdasarkan data PSM agar bantuan tepat sasaran dan menyentuh warga yang benar-benar membutuhkan.

Baznas Kota Balikpapan juga terus mendorong partisipasi masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar pengelolaan dana dapat dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Dengan total penyaluran mencapai Rp2 miliar untuk 4.000 mustahik, program santunan ini diharapkan mampu meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan harian.

Akhmad Bustomi menegaskan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan pembaruan data mustahik secara berkala. Hal ini penting untuk memastikan tidak terjadi tumpang tindih penerima serta membuka peluang bagi warga lain yang layak namun belum terdata. “Semoga bantuan ini membawa keberkahan bagi para penerima dan para muzakki. Kita ingin dana umat benar-benar kembali kepada umat yang membutuhkan,” pungkasnya.

Editor : Wawan
#balikpapan #baznas