Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pasar Pagi Samarinda Ditarget Rampung Mei, Pedagang Diminta Bersabar

Indra Zakaria • 2025-01-15 16:00:00
PEMBANGUNAN: Perkembangan proyek revitalisasi Pasar Pagi Samarinda ditarget bisa rampung keseluruhan pada Mei mendatang.
PEMBANGUNAN: Perkembangan proyek revitalisasi Pasar Pagi Samarinda ditarget bisa rampung keseluruhan pada Mei mendatang.


SAMARINDA–Proyek revitalisasi Pasar Pagi di Kelurahan Pasar Pagi, Kecamatan Samarinda Kota, terus digenjot. Saat ini pembangunan sudah 96,74 persen, dan diperkirakan rampung Mei mendatang.

Wali Kota Samarinda Andi Harun meninjau proyek tersebut Senin (13/1) sore. Saat ini proyek pembanguna Pasar Pagi telah memasuki tahap kedua untuk segera dilelang. Tahap pertama pembangunan fisik sudah mendekati rampung. "Tapi kami sudah bisa melihat sebelum Mei, saat fasad selesai, lift selesai, dan lapaknya sudah siap, baru bisa dikatakan selesai sepenuhnya 100 persen siap. Estimasinya dari dua tahap, Mei nanti akan selesai," ujar Andi Harun.

Sebelum rampung Mei, pihaknya akan berdialog dengan pedagang yang direlokasi. Tujuaannya mempertimbangkam perpindahan pedagang ke pasar yang baru. “Kalau kami mau, mulai memindahkan pelan-pelan sebelumnya. Tapi kami akan diskusi dulu dengan teman-teman perwakilan pedagang. Itu penting supaya pekerjaan dua kali tidak terjadi yang justru akan menghambat,” sambungnya.

Pasar Pagi nanti, kata Andi Harun, akan tampil dengan beragam fasilitas modern. Seperti lift, sirkulasi udara yang lebih baik, serta penataan lapak atau kios yang lebih rapi dan terorganisir. "Semua dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli,"

Di sisi lain, pihaknya memberikan catatan kepada Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda untuk melakukaan penataan sumber daya manusia (SDM) di UPTD Pasar Pagi. "Pengelolaan itu tidak bisa lagi ditangani dengan cara lama menggunakan UPTD yang tidak maksimal. Organisasinya boleh tetap UPTD tapi sumber daya manusianya harus lebih profesional,” tegas AH.

Sementara itu, untuk pembangunan tahap kedua sedang salam proses lelang melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). “Semua terbuka dan bisa dicek publik," kuncinya. (dra)

EKO PRALISTIO
pralistioeko@gmail.com

Editor : Indra Zakaria