SAMARINDA- Lomba panjat pinang perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia di Jalan Perintis, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Senin (18/8/2025) sore, terpaksa dihentikan mendadak. Seorang peserta tiba-tiba ambruk akibat sesak napas dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Awalnya perlombaan berjalan meriah. Empat regu, masing-masing terdiri atas tiga orang, bersaing menaklukkan tiang pinang untuk merebut hadiah uang tunai yang sudah disiapkan panitia. Namun dua jam setelah dimulai, suasana berubah panik ketika salah seorang peserta yang sempat mencapai puncak tiba-tiba lemas saat turun.
Peserta itu ambruk dan segera dibopong rekan setimnya. Kondisi sesak napas membuat panitia dan warga panik. Korban akhirnya dibawa menggunakan mobil pikap menuju rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan medis.
“Awalnya aman-aman saja, tapi saat salah satu peserta turun dari pinang, dia terlihat lemas dan susah bernapas. Demi keselamatan, lomba langsung kami hentikan,” ujar Agus, Wakil Ketua Panitia.
Seorang peserta lain, Surapto, mengaku kaget dengan insiden itu. Apalagi, pria yang tumbang adalah anggota regunya. “Kami semua semangat berlomba, tapi ketika ada teman yang tiba-tiba sesak, suasana langsung panik. Untung cepat ditangani,” katanya.
Panitia kemudian memutuskan menghentikan perlombaan untuk mencegah insiden serupa. Hadiah yang masih tersisa dibagikan kepada peserta, sementara sebagian diserahkan kepada korban sebagai bentuk perhatian. (kis/beb)
Editor : Indra Zakaria