PROKAL.CO, SAMARINDA - Terminal bayangan di Jalan APT Pranoto, Kecamatan Samarinda Seberang, semakin ramai digunakan penumpang bus antarprovinsi. Fenomena ini menunjukkan bahwa kenyamanan dan fasilitas menjadi faktor utama masyarakat dalam memilih titik keberangkatan.
Mistoadi, sopir bus sekaligus Ketua RT Kelurahan Sungai Kledang, menilai penumpang lebih suka menunggu di APT Pranoto karena fasilitasnya lengkap.
“Di sana ada penitipan kendaraan, warung makan, toko kelontong, bahkan toilet. Kalau di Terminal Sungai Kunjang minim fasilitas, penumpang malas menunggu,” ungkap Mistoadi Sabtu (4/10/2025).
Warga pun merasakan manfaat langsung dari terminal bayangan tersebut. Seorang penumpang, Sari, mengaku lebih nyaman menunggu bus di APT Pranoto karena tidak perlu khawatir soal keamanan dan akses ke berbagai fasilitas.
“Kalau harus menunggu lama di terminal resmi yang minim fasilitas, rasanya tidak nyaman. Di sini, saya bisa beli makanan dan menitip motor dengan aman,” katanya.
Meski ramainya terminal bayangan menimbulkan kemacetan dan gangguan ketertiban lalu lintas, masyarakat tetap mengutamakan kenyamanan.
Hal ini menunjukkan kesenjangan antara kebutuhan pengguna dan fasilitas terminal resmi yang harus segera diperbaiki oleh pemerintah. Petugas monitoring dari Satpol PP dan Dishub Samarinda mengakui fenomena ini cukup menantang.
“Kami memahami alasan masyarakat memilih terminal bayangan, tapi kami juga harus menegakkan aturan agar lalu lintas tetap tertib,” ujar salah satu petugas.
Fenomena ini menekankan pentingnya perbaikan fasilitas di Terminal Sungai Kunjang agar masyarakat tidak lagi tergantung pada titik keberangkatan yang ilegal, namun tetap mendapatkan kenyamanan dan keamanan yang sama. (*)
Editor : Indra Zakaria