Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pembangunan Sekolah Rakyat di Samarinda Dimulai, Pemerintah Gelontorkan Anggaran Rp247 miliar

Muhamad Yamin • Rabu, 14 Januari 2026 - 04:21 WIB
Peresmian Sekolah Rakyat Samarinda.
Peresmian Sekolah Rakyat Samarinda.

PROKAL.CO, SAMARINDA — Pemerintah pusat secara nasional resmi memulai pembangunan 114 Sekolah Rakyat di berbagai daerah di Indonesia yang telah memasuki tahap pengerjaan fisik. Salah satunya berada di Jalan Stadion Palaran, Kota Samarinda, yang mulai dikerjakan dan diresmikan secara nasional pada Senin, 12 Januari 2026.

Asisten I Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Asli Nuryadin mengatakan bahwa meskipun peresmian baru dilakukan, proses pembangunan di lokasi Sekolah Rakyat Palaran sebenarnya telah berjalan sejak kontrak ditandatangani beberapa minggu lalu.

“Beberapa minggu yang lalu itu sudah tanda tangan kontrak, teman-teman sudah mulai bekerja. Tapi secara nasional, resminya hari ini,” ungkapnya Asli saat diwawancarai awak media di lokasi lahan sekolah tersebut.

Semula agenda peresmian atau groundbreaking direncanakan akan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Namun berdasarkan informasi terbaru, kegiatan tersebut akhirnya dipimpin oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Pria yang karibnya disapa Asli ini menjelaskan pembangunan Sekolah Rakyat di Samarinda sepenuhnya didukung oleh anggaran pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dengan nilai mencapai sekitar Rp247 miliar, di luar anggaran pengadaan mebel dan perlengkapan sekolah.

Kompleks sekolah ini dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu dengan berbagai fasilitas penunjang, seperti halnya masjid dan bahkan lapangan sepakbola.

“Mohon doa dan dukungan agar sekolah ini menjadi salah satu sekolah terbaik di Samarinda,” harapnya.

Sekolah Rakyat Palaran nantinya akan melayani jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Namun terkait jumlah rombongan belajar, Asli mengaku tidak menghafal secara rinci karena hal tersebut menjadi kewenangan Satuan Kerja (Satker) Kementerian PUPR.

Ia menambahkan, program Sekolah Rakyat di Kota Tepian saat ini sejatinya sudah berjalan dengan memanfaatkan sejumlah fasilitas yang ada, seperti BPMP dan Balai Pelatihan Vokasi. Untuk jenjang SMA, kegiatan pembelajaran sementara juga telah difasilitasi di SMA Negeri 16 Samarinda.

"Ke depan, setelah pembangunan fisik di Palaran rampung, seluruh aktivitas Sekolah Rakyat di Samarinda direncanakan akan dipusatkan di kawasan tersebut," ujarnya.

Untuk target penyelesaian pembangunan, Asli memperkirakan proses konstruksi akan berlangsung selama enam hingga tujuh bulan. Seluruh pembiayaan pembangunan berasal dari pemerintah pusat, sementara Pemerintah Kota Samarinda berperan sebagai pendukung, khususnya dalam penyediaan lahan.

“Kami ini sebagai penerima manfaat. Penganggaran semua dari pusat, dari PUPR,” imbuhnya.(*)

Editor : Indra Zakaria