Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Anak Tenggelam di Sungai Mahakam Ditemukan 18 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Muhamad Yamin • 2026-01-28 22:17:43
Proses evakuasi AA (7) yang dilaporkan tenggelam di Sungai Mahakam.(Ho/Tim SAR)
Proses evakuasi AA (7) yang dilaporkan tenggelam di Sungai Mahakam.(Ho/Tim SAR)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Seorang anak berinisial AA (7) yang dilaporkan tenggelam di Sungai Mahakam, Kota Samarinda, Kalimantan Timur akhirnya ditemukan meninggal dunia pada Rabu (28/1/2026).

Korban ditemukan sejauh 18 kilometer ke arah hilir dari lokasi awal kejadian, tepatnya di sekitar Jembatan Mahkota 2, dalam kondisi mengapung di antara dua kapal. Koordinator Pos SAR Basarnas Samarinda, Mardi Sianturi, membenarkan penemuan tersebut.
“Sudah ketemu. Korban ditemukan di dekat Jembatan Mahkota 2, mengapung di antara dua kapal,” ungkapnya, saat dihubungi awak media.

Mardi Sianturi menjelaskan, sebelum korban ditemukan, tim SAR gabungan telah melakukan pencarian dengan metode penyisiran sungai sejauh lima kilometer dari lokasi kejadian. “Saat pencarian berlangsung, sekitar pukul 12.00 WITA kami menerima laporan dari ABK kapal dan warga di sekitar Jembatan Mahkota 2 yang melihat ada jenazah terapung,” jelasnya.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim SAR gabungan segera bergerak ke lokasi untuk memastikan kebenaran laporan. “Setelah dilakukan pengecekan di lokasi dan dokumentasi yang dikirimkan kepada keluarga, dipastikan bahwa jenazah tersebut adalah AA, anak usia tujuh tahun yang kami cari,” tambahnya.

Selanjutnya, korban dievakuasi dan dibawa ke posko SAR gabungan yang berada tidak jauh dari rumah duka. Atas permintaan keluarga, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga.

Mardi menyebutkan, jarak antara lokasi kejadian awal dengan titik penemuan korban mencapai sekitar 18 kilometer ke arah hilir Sungai Mahakam. Selama proses pencarian, tim SAR gabungan menghadapi sejumlah kendala di lapangan.

“Hambatan utama kami adalah derasnya arus sungai serta banyaknya tumpukan sampah dan tumbuhan di permukaan air yang menyulitkan proses pencarian,” ungkapnya. Atas ditemukannya korban, pihak Basarnas Samarinda menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban.

“Serta terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu dan mendoakan selama proses pencarian,” imbuhnya.

Diketahui sebelumnya, AA dilaporkan tenggelam di Sungai Mahakam, tepatnya di kawasan Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Loa Janan Ilir, pada Senin (26/1/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.

Berdasarkan keterangan awal, korban diduga terjatuh ke sungai saat bermain di tepian sungai. Saksi mata yang merupakan nenek korban sempat melihat tangan korban muncul ke permukaan sebelum akhirnya tenggelam. (*)

Editor : Indra Zakaria