Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

150 Tenan Pasar Ramadan Resmi Beroperasi di GOR Segiri Samarinda

Muhamad Yamin • 2026-02-20 20:21:47
Andi Harun
Andi Harun

PROKAL.CO, SAMARINDA – Sebanyak 150 tenan pada kegiatan Samarinda Wisata Belanja Ramadan 2026 resmi beroperasi di area parkir GOR Segiri, Jumat (20/2/2026). Kegiatan itu dibuka oleh Wali Kota Andi Harun yang ditandai dengan pemukulan beduk di atas panggung, didampingi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Samarinda.

Andi Harun mengatakan, Pasar Ramadan di Gor Segiri merupakan tradisi yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Kota Tepian. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai historis dan menjadi bagian dari identitas budaya Samarinda.

“Setiap Ramadan di Gor Segiri selalu identik dengan Pasar Ramadan. Ini sudah menjadi cerita yang tidak bisa dihapus, karena menjadi penguat budaya, sarana silaturahmi, dan bagian dari sejarah Samarinda,” ucapnya diwawancarai.

Orang nomor satu di Kota tepian itu menambahkan, meskipun kini banyak Pasar Ramadan bermunculan di berbagai lokasi, keberadaan Pasar Ramadan di Gor Segiri tetap memiliki nilai tersendiri dan tidak tergantikan.

"Ini tidak bisa enggak mengadakan setiap tahun karena ini sudah jadi cerita yang tidak bisa dihapus, tidak bisa lagi didelay, bahkan tidak bisa lagi dikaburkan," ujarnya.

Pada pelaksanaan tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda juga mendorong penerapan transaksi non-tunai.

Andi Harun menjelaskan, digitalisasi pembayaran merupakan tren global yang perlu diikuti agar masyarakat siap menghadapi perubahan sistem transaksi di masa depan.

“Momentum Pasar Ramadan kita jadikan sebagai sarana edukasi penerapan pembayaran digital, sehingga masyarakat tidak gugup menghadapi transformasi yang berlangsung cepat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Disporapar Samarinda, Muslimin, menyampaikan bahwa kegiatan Pasar Ramadan berlangsung mulai 19 Februari hingga 14 Maret 2026. Sebanyak 150 tenan diisi pelaku usaha kuliner dan promosi berbagai produk.

Menurutnya, kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil dan menengah untuk memasarkan produknya.

“Ini merupakan upaya pemerintah memberikan tempat bagi masyarakat, pedagang, dan pelaku usaha agar bisa mempromosikan sekaligus menjual produk mereka selama Ramadan,” ungkapnya.

Pasar Ramadan tersebut diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus destinasi favorit warga untuk memenuhi kebutuhan berbuka puasa. (*)

Editor : Indra Zakaria