Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Operasi Pekat Mahakam 2026, Polisi Sita 150 Botol Miras dari Sejumlah Toko di Samarinda

Muhamad Yamin • 2026-02-21 13:00:58

Sejumlah minuman beralkohol yang diamankan.
Sejumlah minuman beralkohol yang diamankan.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Jajaran Tipiring Sat Samapta Polresta Samarinda menggelar razia minuman keras (miras) dalam rangka Operasi Pekat Mahakam 2026. Dalam kegiatan yang berlangsung semalam suntuk itu, polisi menyita ratusan botol miras dari sejumlah toko di wilayah hukum Kota Samarinda.

Razia dilaksanakan pada Jumat, 20 Februari 2026, mulai pukul 22.00 WITA hingga 03.30 WITA. Petugas melakukan pemeriksaan terhadap empat toko yang diduga menjual minuman keras tanpa izin resmi.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, polisi mengamankan total 150 botol minuman keras berbagai merek. Rinciannya, tiga toko yang masuk dalam target Operasi Pekat Mahakam 2026 kedapatan menyimpan puluhan botol miras. Toko AA di Jalan KS Tubun diamankan 18 botol miras, Toko To di kawasan Simpang Empat Harun Nafsi sebanyak 24 botol, serta Toko Ko di Jalan Ciptomangunkusumo dengan barang bukti 24 botol miras.

Minuman beralkohol diamankan.
Minuman beralkohol diamankan.

Selain itu, satu toko yang tidak termasuk target operasi, yakni Toko Bi di Jalan Ciptomangunkusumo, juga kedapatan menjual minuman keras. Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan 84 botol miras berbagai merek.

Seluruh barang bukti kemudian diamankan oleh petugas untuk proses penindakan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Para pemilik toko juga didata dan akan menjalani proses sesuai dengan aturan tindak pidana ringan (tipiring).

Kasat Samapta Polres Samarinda AKP Baharuddin menjelaskan Operasi Pekat Mahakam 2026 sendiri digelar sebagai upaya kepolisian dalam menekan peredaran penyakit masyarakat, termasuk penjualan minuman keras ilegal, demi menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Kota Samarinda.

“Polisi memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin selama operasi berlangsung,” jelasnya. (*)

Editor : Indra Zakaria