PROKAL.CO, SAMARINDA - Dua peristiwa kebakaran permukiman terjadi di sejumlah wilayah di Kota Samarinda, Kamis (26/2/2026) sore hingga malam. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kedua kejadian tersebut.
Kebakaran pertama terjadi di Jalan Pusaka, Gang Usaha I, RT 10, Kelurahan Loa Buah, Kecamatan Sungai Kunjang, sekitar pukul 17.45 Wita. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.35 Wita setelah proses pemadaman berlangsung kurang lebih 45 menit.
Dalam kejadian tersebut, dua unit rumah tunggal terbakar. Sedikitnya dua kepala keluarga dengan total delapan jiwa menghuni rumah-rumah tersebut. Ketua Relawan Info Taruna Samarinda, Joko Iswanto, menyampaikan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari arus pendek listrik. Namun, penyebab pasti masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
“Tidak ada korban jiwa maupun luka. Kendala di lapangan terutama keterbatasan sumber air,” ujar Joko dalam rilis tertulisnya.
Pemadaman melibatkan enam unit mobil tangki pemadam kebakaran dari Disdamkar Kota Samarinda dan pemadam kebakaran swasta, serta 21 mesin portable milik relawan. Sejumlah unsur turut dikerahkan, mulai dari relawan kota dan daerah, tim medis Emergency Medical Team ITS, Polresta Samarinda, PMI, BPBD, hingga PLN Samarinda.
Beberapa jam berselang, kebakaran kembali terjadi di Jalan Dayak Kelian, RT 18, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.05 Wita dan berhasil dipadamkan pada pukul 19.50 Wita.
Dalam kejadian ini, satu unit rumah warga yang dihuni satu kepala keluarga dengan empat jiwa mengalami kebakaran. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik pada bagian plafon dapur rumah. Seperti kejadian sebelumnya, tidak terdapat korban jiwa maupun luka.
Proses pemadaman di lokasi kedua menghadapi kendala berupa akses jalan yang sempit serta keterbatasan sumber air. Sebanyak delapan unit mobil tangki pemadam dan 20 mesin portable relawan dikerahkan untuk mengendalikan api.
Berbagai unsur gabungan turut terlibat dalam penanganan, termasuk relawan, Disdamkar, tim medis, Command Centre 112, kepolisian, PMI Samarinda, BPBD, Dishub, Sat Brimob Polda Kaltim, hingga PLN Samarinda.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kedua kebakaran tersebut. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah guna mencegah kejadian serupa. (*)
Editor : Indra Zakaria