Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Surat Minta Sumbangan Takjil dari Dinas ESDM Viral: Kadis ESDM Kaltim Bilang Begini...

Redaksi Prokal • 2026-03-09 07:15:00

Pembagian takjil gratis di Kantor Gubernur Kaltim saat Ramadan. Dinas ESDM Kaltim menegaskan kegiatan tersebut berasal dari partisipasi pegawai, bukan dari pembiayaan perusahaan tambang.
Pembagian takjil gratis di Kantor Gubernur Kaltim saat Ramadan. Dinas ESDM Kaltim menegaskan kegiatan tersebut berasal dari partisipasi pegawai, bukan dari pembiayaan perusahaan tambang.

 

SAMARINDA– Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Timur bergerak cepat memberikan klarifikasi terkait beredarnya surat partisipasi takjil Ramadan yang sempat viral di media sosial. Surat yang ditujukan kepada perusahaan pertambangan tersebut memicu spekulasi publik bahwa kegiatan berbagi takjil di Kantor Gubernur Kaltim dibiayai oleh pihak swasta untuk kepentingan instansi pemerintah.

Kepala Dinas ESDM Kaltim, Bambang Arwanto, menegaskan bahwa dugaan tersebut tidak benar. Ia menjelaskan bahwa kegiatan pembagian takjil oleh Dinas ESDM dan Forum Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Mineral dan Batu Bara (PPM Minerba) memang berjalan beriringan, namun dikelola secara terpisah secara manajerial maupun pendanaan.

"Kami mengajak Ketua Forum PPM Minerba Kaltim untuk sama-sama berbagi, namun pengelolaannya berbeda. Dinas ESDM mengelola sendiri, sedangkan Forum PPM Minerba juga mengelola sendiri," ujar Bambang kepada awak media, Minggu (8/3/2026).

Bukan Kewajiban, Hanya Imbauan

Bambang menekankan bahwa pihaknya tidak pernah meminta bantuan pembiayaan kepada perusahaan tambang untuk kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurutnya, surat yang beredar tersebut bersifat imbauan bagi perusahaan yang memang memiliki program sosial masing-masing.

Dari ratusan perusahaan tambang yang beroperasi di Kalimantan Timur, tercatat hanya delapan perusahaan yang memilih untuk berpartisipasi dalam aksi sosial ini. Seluruh pengelolaan dana dari pihak swasta tersebut ditangani secara mandiri oleh bendahara Forum PPM Minerba, mulai dari pengumpulan hingga pertanggungjawabannya.

Di sisi lain, paket takjil yang dibagikan oleh Dinas ESDM murni berasal dari kantong para pegawai. Bambang mengungkapkan bahwa sekitar 1.000 paket takjil berhasil dikumpulkan melalui sumbangan sukarela staf Dinas ESDM, baik pegawai muslim maupun non-muslim yang ingin berpartisipasi dalam semangat berbagi.

"Kami tidak mematok jumlah sumbangan. Ini murni partisipasi sukarela dari para staf," tambahnya. Sementara itu, pihak perusahaan melalui Forum PPM Minerba berhasil mengumpulkan sekitar 1.100 paket takjil tambahan. Sebagai instansi pembina, Dinas ESDM merasa perlu melakukan koordinasi dengan Forum PPM Minerba karena statusnya sebagai mitra resmi pemerintah sesuai regulasi yang berlaku. (*)

Editor : Indra Zakaria