Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Keluar Api Saat Melaju, Honda HR-V Hangus Terbakar di Jalan Wijaya Kusuma, 3 Anak-anak Berhasil Dievakuasi Selamat

Redaksi Prokal • Rabu, 8 Juli 2026 | 09:17 WIB
Petugas damkar dan relawan berupaya memadamkan api yang berkobar di mobil Honda HRV. (kis)
Petugas damkar dan relawan berupaya memadamkan api yang berkobar di mobil Honda HRV. (kis)
SAMARINDA — Insiden mendebarkan melanda pengguna jalan di kawasan Jalan Wijaya Kusuma, Kecamatan Samarinda Ulu. Sebuah mobil SUV Honda HR-V berwarna merah dengan nomor polisi KT 19** L tiba-tiba hangus terbakar hebat saat tengah melaju di tengah jalan pada Selasa (7/7/2026) malam. Beruntung, mukjizat masih berpihak pada seluruh penumpang. Lima orang yang berada di dalam kabin mobil—terdiri dari dua orang dewasa dan tiga anak-anak—berhasil keluar menyelamatkan diri sesaat sebelum kobaran api merembet dan melumat habis moncong kendaraan.

Mogok Mendadak Langsung Dipicu Kobaran Api

Menurut kesaksian salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian, Beton, mobil tersebut awalnya melintas dengan normal tanpa ada tanda-tanda keanehan. Namun, laju mobil mendadak terhenti dan mesinnya mati secara tiba-tiba.

Tidak lama setelah mogok, kepulan asap disusul jilatan api langsung muncul dari kap bagian depan. Warga sekitar yang melihat kejadian itu sempat panik karena api membesar dengan waktu yang sangat singkat. Menyadari situasi yang kian berbahaya, fokus warga langsung beralih untuk mengevakuasi seluruh penumpang, terutama anak-anak, ketimbang memikirkan cara menyelamatkan bodi mobil yang mulai terbakar.

Mendapat laporan darurat dari Pusat Komando (Puskom), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda langsung mengerahkan dua unit armada tempur dari Posko 3 menuju lokasi untuk menjinakkan si jago merah.

Komandan Pos 3 Disdamkarmat Samarinda, Tri Indarto, menjelaskan bahwa saat personelnya tiba di tempat kejadian, api sudah terlanjur menguasai bagian bawah mobil. Berdasarkan analisis awal di lapangan, sumber api diduga kuat dipicu oleh korsleting atau kebocoran di area bawah mesin serta jalur pipa bahan bakar yang menghubungkan tangki ke bagian depan kendaraan.

Proses pemadaman sempat menemui hambatan. Petugas awalnya mencoba menyemprotkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), namun gagal karena derasnya pasokan bahan bakar minyak yang terus menetes dari tangki. Guna memutus suplai oksigen pada api, petugas akhirnya memutuskan menyemprotkan air yang telah dicampur dengan cairan khusus berupa foam atau busa pemadam.

Berkat kesigapan petugas di lapangan, api utama berhasil dikuasai dalam waktu sekitar 10 menit saja. Kendati demikian, proses pendinginan dan penanganan menyeluruh guna memastikan kondisi benar-benar aman dan kondusif memakan waktu hingga hampir satu jam.

Meski kondisi fisik Honda HR-V tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah dan menyisakan kerugian materiil yang tidak sedikit, Tri Indarto memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Diketahui, sang pemilik mobil saat itu sebenarnya hanya berniat berkendara di malam hari untuk mengantarkan anak-anaknya.(*)

Editor : Indra Zakaria
#hrv