SAMARINDA — Jalan raya di Kota Tepian tampaknya masih menjadi momok yang menakutkan bagi para pengendara. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda mencatat dinamika kelam di jalanan dengan terjadinya 79 kasus kecelakaan lalu lintas yang mengerikan. Ironisnya, rentetan insiden berdarah ini telah merenggut puluhan nyawa terhitung sejak awal tahun hingga pertengahan bulan ini.
Melihat fenomena yang memprihatinkan ini, Kasatlantas Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetyo Fuad, menegaskan bahwa jajarannya tidak akan tinggal diam dan menjadikan lonjakan angka ini sebagai alarm keras untuk berbenah.
"Data ini menjadi bahan evaluasi kami untuk menyusun strategi pencegahan dan penanganan kecelakaan. Keselamatan berlalu lintas harus menjadi perhatian bersama," tegas La Ode.
Secara akumulatif, petaka di jalan raya ini tidak hanya menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban, melainkan juga memicu hancurnya aset materi yang bernilai fantastis. Selain menyasar korban jiwa, benturan demi benturan di aspal Samarinda berujung pada kerugian finansial yang masif bagi para korbannya.
"Selain menelan korban jiwa, 79 kecelakaan lalu lintas yang terjadi hingga 20 Juli 2026 juga menyebabkan kerugian material mencapai Rp 616,25 juta," terang La Ode.
Jika dibedah, tingkat fatalitas tertinggi sempat pecah pada bulan Juni lalu, di mana delapan nyawa melayang hanya dari 11 kejadian. Sementara itu, tren buruk ini terus berlanjut memasuki periode awal hingga pertengahan Juli dengan adanya tambahan lima kecelakaan baru yang menewaskan satu orang serta memaksa sejumlah pengendara lainnya dilarikan ke rumah sakit akibat luka berat.
Berkaca dari mayoritas insiden tragis yang berawal dari kecerobohan, pihak kepolisian meminta dengan sangat agar seluruh lapisan masyarakat membuang jauh-jauh ego berkendara dan lebih mematuhi aturan demi keselamatan bersama.
"Kami mengimbau masyarakat selalu mengutamakan keselamatan. Jangan sampai kelalaian sesaat menyebabkan hilangnya nyawa di jalan raya," pungkas La Ode. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co