SAMARINDA — Kepanikan sempat melanda pasien hingga tenaga medis di RSUD AW Sjahranie (AWS) Samarinda pada Selasa (18/8/2026) malam. Pasalnya, gerombolan lebah madu mendadak masuk dan berkeliaran di area perawatan, khususnya Ruang Mawar. Serangga berbisa tersebut terlihat beterbangan hingga mengerumuni kaca, lampu, dan dinding ruangan.
Guna mencegah risiko sengatan, pihak rumah sakit segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda. Tim yang tiba di lokasi langsung mengambil tindakan cepat dengan mensterilkan area perawatan dari pasien-pasien rentan.
Komandan Regu (Danru) Posko 2 Disdamkarmat Samarinda, Wahyudin, menjelaskan langkah penanganan yang diambil timnya saat berada di lokasi:
"Jadi tim kami melakukan pengecekan dan bergerak ke lapangan setelah menerima laporan dari pihak rumah sakit. Tim melakukan penanganan. Bayi dan anak di ruangan yang ada lebahnya dievakuasi keluar, barulah tim melakukan evakuasi secara manual dulu," ujar Wahyudin.
Setelah menghalau lebah di dalam ruangan secara perlahan, petugas menyisir area luar dan menemukan sarang utama yang menempel pada pohon di sekitar gedung. Petugas pun langsung mengusir kawanan serangga tersebut menggunakan teknik pengasapan.
Keesokan harinya, Rabu (19/8/2026) siang, laporan serupa sempat muncul terkait sarang lebah di plafon gedung, namun berhasil dihalau lebih awal oleh tim keamanan internal rumah sakit.
Humas RSUD AW Sjahranie, dr Arysia Andhina (dr Sisi), mengonfirmasi bahwa situasi di rumah sakit kini sudah sepenuhnya aman dan terkendali berkat sinergi Disdamkarmat serta Tim K3/Kesling rumah sakit:
"Sudah ditangani rekan-rekan dari Disdamkarmat. Alhamdulillah aman, tidak sampai mengganggu pasien. Dugaannya efek cuaca panas, lebah mencari tempat yang nyaman untuk bersarang. Mudahan tak ada lagi muncul setelah ditangani," pungkas dr Sisi. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co