PROKAL.CO, SAMARINDA – Seorang pria berinisial Si (58) ditemukan meninggal dunia saat memperbaiki kapal klotok di tepian Sungai Mahakam, Jalan Bung Tomo, Gang Sakti, RT 22, Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, Rabu (19/8/2026) siang.
Korban diketahui sehari-hari bekerja sebagai motoris kapal penyeberangan atau klotok. Saat ditemukan warga sekitar pukul 14.30 WITA, Sidi berada di samping kapal dalam posisi tengkurap.
Berdasarkan keterangan saksi, awalnya seorang warga melihat korban dalam posisi tidak biasa di bawah kapal klotok. Saksi kemudian memberitahukan kondisi tersebut kepada keluarganya dan meminta bantuan warga di sekitar lokasi.
Warga yang mengetahui kejadian itu selanjutnya berdatangan ke lokasi. Seorang saksi lainnya yang berada di kapal juga dipanggil dan diberi tahu bahwa korban berada di bawah dalam posisi seperti sedang sujud.
Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan kepada warga. Tak lama berselang, anak korban tiba di lokasi dan langsung turun untuk mengangkat ayahnya dengan bantuan warga sekitar.
Namun, saat dievakuasi, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Sekitar pukul 14.45 WITA, korban kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan P Bendahara, Gang Karya 4, RT 7, Kelurahan Tenun, Kecamatan Samarinda Seberang.
Saat proses evakuasi, anak korban menyebut ayahnya memiliki riwayat penyakit jantung.
Informasi tersebut juga diperkuat dengan keterangan keluarga kepada polisi. Menurut anak korban, Sidi memang memiliki riwayat sakit jantung dan sehari sebelumnya, Selasa (18/8/2026), baru menjalani kontrol di RSUD IA Moeis serta mendapatkan obat.
Personel Polsek Samarinda Seberang tiba di lokasi kejadian dan rumah duka sekitar pukul 15.00 WITA. Polisi kemudian memeriksa kondisi korban serta melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara.
Dari pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi dan mendokumentasikan lokasi kejadian.
Korban diketahui saat itu sedang memperbaiki kapal klotok seorang diri. Hingga kini, peristiwa tersebut telah ditangani Polsek Samarinda Seberang untuk kepentingan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co