Teras Samarinda II: Parkir Dialihkan ke Pasar Pagi & Masjid Raya, 12 Tenant UMKM Sudah Siap

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:00 WIB
BERBENAH. Teras Samarinda tahap II masih dalam pembenahan sebelum ditargetkan resmi dibuka 29 Agustus 2026.
BERBENAH. Teras Samarinda tahap II masih dalam pembenahan sebelum ditargetkan resmi dibuka 29 Agustus 2026.

 

SAMARINDA — Menyambut peresmian Teras Samarinda Tahap II yang ditargetkan bergulir pada 29 Agustus 2026, Pemerintah Kota Samarinda mematangkan rekayasa kantong parkir dan penataan zona UMKM. Berbeda dengan tahap pertama, area Teras Samarinda Tahap II tidak dirancang memiliki lahan parkir internal yang luas untuk menjaga kelapangan ruang terbuka hijau.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Samarinda, Marnabas Patiroy, mengungkapkan bahwa Pemkot Samarinda mengambil langkah strategis dengan mengalihkan arus parkir kendaraan ke dua lokasi utama, yakni gedung parkir Pasar Pagi dan komplek Masjid Raya.

"Diarahkan ke Pasar Pagi dan Masjid Raya. Kita akan koordinasi nanti dengan Yayasan Masjid Raya supaya nanti bisa parkir di situ," jelas Marnabas saat memaparkan skema penataan.

Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan pengunjung yang diprediksi bakal memadati kawasan tepian Sungai Mahakam tersebut pada jam-jam puncak sore hingga malam hari, tanpa menimbulkan kemacetan di ruas jalan utama.

Di sisi penataan ekonomi kreatif, penataan ruang bagi para pelaku UMKM diserahkan sepenuhnya kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Samarinda. Sebanyak 12 tenant UMKM pilihan telah disiapkan di area sekitar dermaga untuk menyuguhkan aneka jajanan dan minuman bagi para pengunjung.

Marnabas mendorong agar transaksi di area tenant mengusung konsep praktis demi kenyamanan publik.

"UMKM nanti diatur sama Diskom. Di dalam dermaga itu ada sendiri, ada 12 tenant yang kita siapkan. Bagusnya take away nanti itu, jadi duduk di situ tinggal catat, diantarin," tambahnya.

Seluruh persiapan matang ini bakal diuji dalam peninjauan lapangan yang dipimpin langsung Wali Kota Andi Harun. Peninjauan tersebut sekaligus menjadi penentu akhir kesiapan pembukaan kawasan, sementara beberapa proyek pendukung berskala besar—seperti pengerukan sedimentasi muara dan pengembangan jalur pedestrian di atas air—akan dilanjutkan pada skema anggaran tahun 2027. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Teras Samarinda II