Intrusi Air Laut ke Sungai Mahakam, Pasokan Air Bersih Samarinda Terancam

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:45 WIB
Sungai Mahakam surut dan kering.
Sungai Mahakam surut dan kering.
  

SAMARINDA — Ancaman yang selama ini dikhawatirkan warga Kota Samarinda akhirnya menjadi kenyataan. Kemarau panjang yang memicu penurunan debit air Sungai Mahakam membuat air laut mulai merangsek masuk (intrusi), mengakibatkan kadar klorida pada sumber air baku melonjak melebihi batas aman produksi air bersih.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada operasional sejumlah Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik Perumdam Tirta Kencana Samarinda. Di IPA Selili, misalnya, pengujian pada Rabu pagi mencatat kadar klorida melonjak hingga 321,6 ppm—melampaui ambang batas aman produksi normal yang ditetapkan sebesar 250 ppm. Selain IPA Selili, intrusi juga mulai memengaruhi IPA Sungai Kapih, Pulau Atas, Palaran, Cendana, hingga IPA Anggana.

"Apabila kadar klorida berada di atas 250 ppm, kita harus menghentikan atau mengurangi produksi demi menjaga kualitas air. Namun penghentian ini tidak permanen 24 jam. Setiap satu jam petugas kami terus melakukan pengujian intensif di lapangan. Begitu kadar klorida kembali merosot di bawah 250 ppm saat air surut, produksi langsung kami jalankan lagi," terang Asisten Manajer Humas Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Cevi Wahyudi.

Guna mengantisipasi skenario terburuk jika intrusi kian memburuk, Perumdam Tirta Kencana telah berkoordinasi dengan BPBD Kota Samarinda untuk menyiapkan skema distribusi bantuan air bersih. Alternatif penyaluran air akan disiapkan melalui terminal air di IPA terdekat, pos pengisian umum di tingkat kelurahan, hingga optimalisasi sumur bor mandiri warga.

Pihak Perumdam mengimbau masyarakat Samarinda agar tetap tenang dan tidak panik hingga melakukan penampungan air secara berlebihan. Warga diharapkan dapat menggunakan air secara bijak dan hemat, serta menampung air secukupnya untuk kebutuhan harian selama periode kemarau berlangsung. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
sungai mahakam