PROKAL.CO, SAMARINDA – Korem 091/ASN menggelar Salat Istisqa di Lapangan Makorem 091/ASN, Samarinda, Sabtu (29/8/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi ikhtiar bersama untuk memohon turunnya hujan di tengah kemarau panjang yang melanda Kalimantan Timur (Kaltim).
Salat Istisqa tersebut diikuti sekitar 435 orang yang terdiri dari unsur TNI, Polri dan masyarakat.
Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul mengatakan pelaksanaan Salat Istisqa dilakukan sebagai bentuk ikhtiar spiritual di tengah kondisi kemarau yang turut memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kaltim.
“Kita bersama-sama memanjatkan doa melalui salah istisqa, dalam konteks saat ini di Kaltim tentu kita tahu semua sedang kemarau panjang dan mengakibatkan kebakaran lahan maupun hutan di mana-mana,” katanya.
Selain melakukan penanganan secara langsung di lapangan, pihaknya memandang perlu melakukan ikhtiar melalui doa untuk memohon pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Di samping aktivitas secara fisik yang kita lakukan di lapangan, tentu kita juga berikhtiar bermohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa melalui doa-doa. Semoga Tuhan mendengarkan doa-doa kita dan segera turun hujan di wilayah Kalimantan Timur,” ujarnya.
Pelaksanaan doa tidak hanya ditujukan kepada umat Muslim. Pihaknya juga telah meminta umat beragama lainnya di wilayah Kaltim untuk melakukan doa melalui tata cara ibadah masing-masing.
“Nanti yang non-Muslim pada saat ibadah-ibadah hari Minggu, secara keseluruhan di wilayah Kalimantan Timur sudah kita minta untuk mengadakan doa yang sama,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Samarinda Andi Harun yang turut ikut serta dalam Salat Istisqa ini mengapresiasi inisiatif Korem 091/ASN. Ia mengajak masyarakat untuk turut melakukan ikhtiar dan memohon pertolongan Tuhan agar hujan segera turun.
Ia menilai kondisi kemarau dan karhutla tidak seluruhnya dapat diatasi hanya melalui upaya manusia. Karena itu, doa menjadi salah satu bentuk ikhtiar yang dapat dilakukan bersama.
“Tidak semua bisa diupayakan melalui tangan-tangan manusia, kita juga butuh pertolongan Tuhan. Kita harapkan agar digunakan sebagai sarana untuk memohon pertolongan Tuhan agar kita segera mendapatkan hujan. Hujan yang penuh berkah,” pungkasnya. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co