Gerakan Subuh Berjamaah DMI Kaltim Digelar di Samarinda, Sedekah Doorprize Berlanjut Setiap Bulan

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 16:38 WIB
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali masjid sebagai pusat ibadah, silaturahmi, dakwah, sekaligus kepedulian sosial masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali masjid sebagai pusat ibadah, silaturahmi, dakwah, sekaligus kepedulian sosial masyarakat.

SAMARINDA — Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Kalimantan Timur menggelar Gerakan Sholat Subuh Berjamaah di Masjid Besar Arrosyidin, Loa Bakung, Sungai Kunjang, Samarinda, Sabtu (5/9/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali masjid sebagai pusat ibadah, silaturahmi, dakwah, sekaligus kepedulian sosial masyarakat.

Mengangkat tema “Mendulang Berkah, Menjemput Rezeki Bersama-sama Memakmurkan Masjid”, kegiatan diawali sholat Subuh berjamaah dan dilanjutkan tausiyah oleh H. Bunyamin, Lc., Ketua Biro Dakwah DMI Kaltim.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur Ustadz H. Miftahul Farid, Ketua PW DMI Kaltim Prof. Dr. H. Masjaya, M.Si., serta Ketua Ta’mir Masjid Besar Arrosyidin KH. Dzulqaim, S.Ag., MM.

Suasana semakin semarak dengan pembagian doorprize bagi jamaah. Doorprize tersebut berasal dari sedekah yang dihimpun DMI Kaltim dari berbagai kalangan.

Sekretaris Umum PW DMI Kaltim Muhammad Idris, M.Pd., mengatakan sedekah yang terkumpul sementara cukup beragam, mulai dari mushaf Al-Qur’an hingga kebutuhan pokok.

“Alhamdulillah, sementara sudah terkumpul 20 mushaf Al-Qur’an, 32 zak beras ukuran lima kilogram, 15 piring telur, 13 pcs minyak goreng ukuran sekitar dua liter dan uang tunai,” kata Idris.

Sumbangan tersebut berasal dari sejumlah tokoh, organisasi dan masyarakat. Di antaranya BWA yang menyumbangkan 20 mushaf Al-Qur’an, Ketua BKPRMI Provinsi Kaltim Rp1 juta, Ketua DMI Kaltim 50 kilogram beras, serta sejumlah donatur lainnya yang memberikan beras, telur dan minyak goreng.

Menurut Idris, program sedekah subuh ini tidak hanya dilakukan untuk satu kegiatan. Gerakan Sholat Subuh Berjamaah akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dan bergilir di 10 kecamatan yang ada di Samarinda.

Karena itu, masyarakat tetap diberi kesempatan untuk berpartisipasi memberikan sedekah maupun doorprize untuk kegiatan berikutnya.

“Bagi yang berkenan menitipkan sedekah atau doorprize berupa barang, seperti sembako, beras, telur, minyak goreng maupun uang, bisa menghubungi panitia,” ujarnya.

Untuk partisipasi dan informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Ustadz M. Idris melalui nomor 081253274034.

Idris berharap gerakan tersebut dapat menjadi tradisi positif yang terus tumbuh di tengah masyarakat. Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga ruang untuk memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial.

“Semoga terus bertambah dan diberkahi. Bersama-sama memakmurkan dan dimakmurkan oleh masjid,” ujarnya.

Usai rangkaian kegiatan, jamaah mengikuti salam-salaman dan foto bersama. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sholat Isyraq dan Dhuha.

Gerakan yang akan berlangsung secara rutin tersebut diharapkan mampu mendorong semakin banyak masyarakat untuk memakmurkan masjid, khususnya dengan membangun kebiasaan sholat Subuh berjamaah sekaligus berbagi melalui sedekah. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
masjid