Diduga Mortir Sisa Perang Dunia II Ditemukan di Loa Janan Ilir Samarinda, Gegana Turun Tangan

Muhamad Yamin • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 07:45 WIB
Mortir yng ditemukan di Loa Janan Ilir.
Mortir yng ditemukan di Loa Janan Ilir.

 

PROKAL.CO, SAMARINDA – Warga di sekitar Jalan Cipto Mangunkusumo, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur, dikejutkan dengan penemuan benda menyerupai mortir atau rudal bekas, Minggu (13/9/2026) malam. Benda tersebut diduga merupakan peninggalan masa Perang Dunia II.

Kondisi mortir saat ditemukan dalam keadaan usia yang sudah tua dengan penuh karat bagian badan mortir. 

Temuan itu segera dilaporkan kepada kepolisian. Pamapta dan personel Beat 110 Polresta Samarinda kemudian meneruskan laporan tersebut kepada Detasemen B Pelopor Satuan Brimob Polda Kaltim di Samarinda Seberang.

Petugas langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk mencegah masyarakat mendekati benda tersebut. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan benda masih mengandung bahan peledak dan dapat membahayakan warga. Tim Gegana kemudian mendatangi lokasi dengan mengenakan perlengkapan khusus. Setelah memastikan kondisi benda, petugas melakukan evakuasi secara hati-hati.

Benda berukuran cukup besar tersebut terlebih dahulu dibungkus menggunakan kain sebelum dipindahkan. Selanjutnya, benda itu dibawa ke lokasi yang dinilai lebih aman untuk dilakukan penanganan dan pemusnahan.

Kepala Subunit (Kasubnit) INAFIS Satreskrim Polresta Samarinda, Aiptu Harry Cahyadi, S.H., M.H., mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba menyentuh, memindahkan, atau menangani benda yang diduga sebagai bahan peledak.

"Awas meledak. Gegana Brimob saja yang bertindak di TKP," kata Harry. Menurut dia, benda yang secara kasatmata terlihat seperti barang bekas perang tetap harus diperlakukan sebagai benda berbahaya sampai dipastikan aman oleh petugas yang memiliki kompetensi dan peralatan khusus.

Penanganan oleh personel Gegana dilakukan untuk meminimalkan risiko, terutama apabila benda tersebut masih memiliki pemicu atau bahan peledak yang dapat aktif. Harry juga mengimbau masyarakat yang menemukan benda mencurigakan, khususnya benda yang menyerupai amunisi atau persenjataan, segera menjauh dari lokasi dan melaporkannya kepada kepolisian.

“Jangan disentuh atau dipindahkan. Amankan jarak dan segera laporkan kepada petugas,” ujarnya.

Polisi selanjutnya menyerahkan penanganan benda tersebut kepada tim Gegana untuk memastikan proses evakuasi dan pemusnahannya berlangsung aman. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Perang Dunia II mortir