PROKAL.CO, SAMARINDA – Lampu penerangan di Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, kembali menyala setelah Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR PERA) Kaltim melakukan perbaikan terhadap sejumlah titik yang mengalami kerusakan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR PERA Kaltim Irhamsyah mengatakan, pihaknya telah menginventarisasi kondisi lampu penerangan di jembatan tersebut. Dari sekitar 35 titik yang diperiksa, sekitar 15 titik membutuhkan perbaikan.
"Alhamdulillah, mulai Minggu kemarin sudah kami inventarisasi. Dari 35 titik yang ada, kurang lebih 15 yang perlu perbaikan," kata Irhamsyah usai diskusi media di Kantor Diskominfo Kaltim Jl Basuki Rahmat Samarinda, 28 September lalu.
Jembatan Mahulu merupakan salah satu akses penting yang menghubungkan kawasan Samarinda Kota dengan Samarinda Seberang dan wilayah sekitarnya. Karena itu, keberadaan penerangan yang berfungsi menjadi salah satu faktor pendukung keamanan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Menurut dia, perbaikan penerangan jembatan Mahulu dilakukan secara bertahap. Hingga Senin (29/9/2026), seluruh lampu yang menjadi sasaran perbaikan telah kembali berfungsi.
Kerusakan tidak hanya terjadi pada lampu. Petugas juga menemukan kabel penerangan yang hilang hingga sepanjang sekitar 500 meter. Selain itu, terdapat komponen MCB yang rusak serta solar cell pada sejumlah lampu yang harus diganti.
"Kabel yang hilang sampai 500 meter kami ganti. Kemudian ada MCB yang rusak, solar cell lampunya juga sudah kami ganti. Alhamdulillah sudah menyala semua," ujar Irhamsyah.
Akan Dipasang CCTV
PUPR PERA Kaltim juga menyiapkan pemasangan kamera pengawas atau CCTV di kawasan Jembatan Mahulu. Langkah tersebut dipertimbangkan untuk membantu memantau kondisi fasilitas penerangan sekaligus mengantisipasi kerusakan atau gangguan terhadap aset jembatan. Irhamsyah mengatakan, pemasangan CCTV masih dalam tahap perencanaan karena keterbatasan anggaran. Namun, pihaknya berkomitmen untuk merealisasikannya.
"CCTV kita programkan. Anggaran kita cukup terbatas, tetapi kami konsisten dan berkomitmen nanti akan memasang CCTV untuk memonitor," katanya.
Ia berharap masyarakat ikut menjaga fasilitas yang telah diperbaiki. Menurut dia, penerangan jembatan merupakan bagian dari fasilitas keselamatan dan keamanan bagi masyarakat yang melintas.
"Kami berharap masyarakat setempat bisa bersama-sama menjaga. Karena itu semua untuk keamanan pengguna jalan yang melintas di Jembatan Mahakam Hulu," ujar Irhamsyah. Selain perbaikan lampu penerangan, PUPR PERA Kaltim juga telah menerima surat dari PT Pelindo terkait rencana peninjauan lapangan di kawasan Jembatan Mahulu.
Irhamsyah mengatakan, Pelindo telah menyampaikan permohonan kepada pemerintah untuk melakukan peninjauan bersama. Pemerintah Kaltim, kata dia, telah merespons permohonan tersebut dan siap melakukan pengecekan di lapangan.
"Pelindo ada bersurat kepada pemerintah untuk izin bersama-sama melakukan tinjauan di lapangan. Sudah kami respons dan kami siap," katanya. Menurut Irhamsyah, Pelindo juga memiliki kepentingan dalam upaya pengamanan aset yang berada di kawasan jembatan.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan terhadap fasilitas jembatan, termasuk penerangan dan infrastruktur pendukung lainnya. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co