Dishub Samarinda Pulihkan Penerangan Jembatan Achmad Amins, Dipasang CCTV untuk Pengawasan

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 13:16 WIB
Jembatan Achmad Amins.
Jembatan Achmad Amins.

SAMARINDA - Perbaikan jaringan lampu penerangan di Jembatan Achmad Amins, Samarinda, mulai dikerjakan. Sejumlah lampu yang sebelumnya padam akibat pencurian kabel kini kembali menyala.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Hotmarulitua Manalu, mengatakan pekerjaan tersebut mencakup pemasangan kabel dan perbaikan jaringan lampu yang sebelumnya mengalami pencurian.

Proyek rehabilitasi tersebut dianggarkan sekitar Rp949 juta dengan masa pelaksanaan selama 90 hari sejak kontrak ditandatangani pada 31 Agustus 2026.

“Nilai kontraknya itu sekitar 949 juta. Itu kan lampu kita ganti, kemudian kabel kita ganti. Nah jadi yang sementara adalah lampu-lampu yang pake tiang dulu,” kata Manalu.

Ia menjelaskan, penggantian lampu sorot belum dilakukan karena keterbatasan anggaran. Sebelumnya, sejumlah lampu beserta tiangnya juga menjadi sasaran pencurian.

“Karena keterbatasan, untuk lampu sorot belum kita ganti. Yang kemarin kan dicurih-curih banyak tuh lampu yang tiangnya termasuk lampu yang untuk sorot,” ujarnya.

Menurut Manalu, untuk sementara Dishub Samarinda memprioritaskan penerangan pada badan jalan agar pengguna jembatan dapat kembali memperoleh penerangan yang memadai.

“Saat ini kita fokus untuk penerangan badan jalan dulu,” jelas Manalu.

Dalam rehabilitasi tersebut, sebanyak 59 tiang diperbaiki dan 60 unit lampu dipasang. Lampu-lampu yang telah dipasang saat ini mulai menyala.

“Tiang yang diperbaiki adalah 59 tiang dan 60 biji lampu. Dan saat ini lampu-lampu yang dipasang sudah mulai menyala,” ungkapnya.

*Koordinasi dengan Wali Kota Samarinda*

Manalu mengatakan, kondisi penerangan Jembatan Achmad Amins sebelumnya telah dilaporkan kepada Wali Kota Samarinda setelah terjadi pencurian kabel.

“Jadi kan waktu kemarin setelah pencurian kabel itu sudah kita sampaikan ke Pak Wali. Kita menyampaikan ini menjadi kepentingan bagi masyarakat,” jelasnya.

Namun, dengan kondisi efisiensi anggaran, Dishub Samarinda harus menentukan prioritas dalam rehabilitasi jaringan penerangan.

“Tapi kerena kondisi efisiensi, jadi kami mencoba mengusulkan yang lampu-lampu tiang saja, supaya bisa menerangi jalan dulu,” tandasnya.

*Siapkan CCTV untuk Keamanan*

Selain memperbaiki penerangan, Dishub Samarinda juga menyiapkan pemasangan CCTV di kawasan Jembatan Achmad Amins. Rencana tersebut dikoordinasikan dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Samarinda.

“Kita sudah koordinasi juga dengan Diskominfo untuk pasangan CCTV. Kita sampaikan agar titik-titik yang menjadi krusial ini itu dipasang CCTV untuk dimonitor,” kata Manalu.

Pemasangan CCTV diharapkan dapat membantu meningkatkan pengawasan terhadap fasilitas publik, terutama untuk mencegah terulangnya pencurian kabel dan perangkat lampu di kawasan jembatan.

Manalu juga mengajak masyarakat, khususnya warga yang bermukim di sekitar Jembatan Achmad Amins, untuk ikut menjaga fasilitas publik.

“Kita berharap untuk masyarakat juga membantu kita menjaga fasilitas publik ini, khususnya masyarakat yang bermukim di sekitar jembatan Ahmad Amin. Kemudian, ya, kedua, hal-hal yang bila mana melihat ada sesuatu yang tidak tepat agar disampaikan ke pihak-pihak yang berwajib, ada hal-hal yang mencurigakan,” harapnya. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
samarinda