Tepis Isu Intervensi Ormas dan Parpol di Pilrek Unmul, Senat Pasang Badan Temui Mahasiswa

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 17:39 WIB
Aksi demo di Rektorat Unmul.
Aksi demo di Rektorat Unmul.

SAMARINDA — Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Unmul di depan Gedung Rektorat Universitas Mulawarman (Unmul), Samarinda, Kamis (8/10/2026), memantik respons langsung dari internal kampus. Demo yang dipicu kekhawatiran atas transparansi Pemilihan Rektor (Pilrek) dan munculnya gangguan keamanan akibat keterlibatan pihak luar tersebut akhirnya diiringi penjelasan resmi dari pihak Senat Unmul.

Sekretaris Senat Unmul, Prof. Aswin, turun langsung menemui massa aksi untuk meluruskan dinamika proses Pilrek yang telah tuntas digelar pada 30 September 2026 lalu. Mengenai penundaan tahapan yang sempat memicu spekulasi di kalangan mahasiswa, Prof. Aswin menegaskan bahwa hal tersebut murni terjadi atas arahan kementerian terkait pengaduan masyarakat.

Ia membantah keras tuduhan yang menyebut Senat Unmul tunduk pada tekanan kelompok eksternal maupun kekuatan partai politik.

"Sebagai anggota senat, kami menjelaskan apa saja yang telah dilakukan. Termasuk panitia menjadwalkan dan adanya penundaan dua kali. Saya tidak tahu ormas ini bagaimana pengaruhnya. Bahkan ada isu partai politik masuk, tapi kami sebenarnya tidak sampai ke sana," tegas Prof. Aswin.

Penjelasan ini sekaligus merespons keresahan mahasiswa atas aksi pemblokiran jalan menuju kampus oleh organisasi kemasyarakatan (ormas) yang sempat melumpuhkan aktivitas belajar mengajar pekan lalu. Pihak senat pun mengimbau keras agar pihak luar membiarkan dinamika kampus berjalan mandiri.

"Sebaiknya ormas-ormas yang ada tidak usah ikut campur dalam kegiatan ini. Dan mereka juga sebenarnya tidak ikut campur," lanjutnya.

Terkait tudingan pembiaran terhadap aksi ormas di lingkungan kampus, Prof. Aswin meminta mahasiswa tidak gegabah melempar prasangka dan menyarankan agar pihak-pihak terkait diklarifikasi secara langsung di lapangan.

Sebagai langkah konkret menindaklanjuti tuntutan mahasiswa, Senat Unmul berjanji membuka ruang dialog dengan menjembatani pertemuan antara perwakilan Aliansi Mahasiswa Unmul dan pimpinan rektorat, khususnya Wakil Rektor IV Prof. Bohari. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
UNMUL