Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Andi Harun Dorong Kolaborasi Pemkot, TNI AU, dan Masyarakat

Indra Zakaria • Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026 | 22:51 WIB
Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat menerima audiensi Dansat Dhomber Kaltim, Kolonel Penerbang I Gusti Ngurah Sorga Laksana, bersama jajaran TNI Angkatan Udara di Ruang Rapat Wali Kota, Balai Kota Samarinda, Kamis (15/10/2026)
Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat menerima audiensi Dansat Dhomber Kaltim, Kolonel Penerbang I Gusti Ngurah Sorga Laksana, bersama jajaran TNI Angkatan Udara di Ruang Rapat Wali Kota, Balai Kota Samarinda, Kamis (15/10/2026)

SAMARINDA - Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Samarinda menjadi perhatian Wali Kota Samarinda, Andi Harun.  Dirinya menekankan perlunya penguatan koordinasi lintas sektor, kesiapsiagaan aparat, serta partisipasi masyarakat untuk mengantisipasi potensi kebakaran sejak dini dan meminimalkan dampaknya terhadap lingkungan maupun keselamatan warga.

Penegasan tersebut disampaikan Andi Harun saat menerima audiensi dan silaturahmi Komandan Satuan (Dansat) Dhomber Kalimantan Timur (Kaltim), Kolonel Penerbang I Gusti Ngurah Sorga Laksana, bersama jajaran TNI Angkatan Udara di Ruang Rapat Wali Kota, Balai Kota Samarinda, Kamis (15/10/2026) .

“Penanganan kebakaran hutan dan lahan membutuhkan sinergi dan kesiapsiagaan semua pihak. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Perlu dukungan dari unsur TNI, aparat terkait, serta partisipasi masyarakat,” Ungkap Andi Harun saat ditemui awak media di kanto Balai Kota Samarinda. Jumat (16/10/2026).

Menurut Andi Harun, langkah pencegahan harus menjadi perhatian utama agar risiko kebakaran dapat ditekan sejak dini. Koordinasi antarlembaga, pertukaran informasi, serta kesiapan setiap unsur sesuai tugas dan kewenangannya perlu diperkuat untuk mendukung upaya antisipasi di lapangan.

Ia juga mengingatkan bahwa karhutla tidak hanya berdampak pada kelestarian lingkungan, tetapi berpotensi menurunkan kualitas udara, mengganggu kesehatan masyarakat, dan menghambat aktivitas sehari-hari.  Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Andi Harun mengimbau warga untuk menghindari aktivitas pembakaran yang berisiko memicu kebakaran. Kesadaran menjaga lingkungan dan kepedulian terhadap potensi munculnya titik api menjadi bagian penting dalam mencegah meluasnya kebakaran.

“Yang paling penting adalah mengedepankan pencegahan agar dampak kebakaran terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat dapat kita minimalkan,” pungkasnya. Melalui penguatan sinergi antara Pemkot Samarinda, TNI Angkatan Udara, aparat terkait, dan masyarakat, diharapkan kesiapsiagaan menghadapi karhutla semakin optimal.  Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan, mengurangi risiko bencana, serta menciptakan kondisi Kota Samarinda yang aman dan kondusif. (adv/diskominfo/smd)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
samarinda