SAMARINDA – Pengembangan transportasi umum berbasis listrik mulai membuka peluang baru bagi Samarinda untuk menjajaki kerja sama investasi internasional. Ketertarikan terhadap potensi tersebut ditunjukkan Vingroup, konglomerasi asal Vietnam, melalui audiensi dengan Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, di Balai Kota Samarinda, Senin (19/10/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, lantai III Balai Kota Samarinda, itu menjadi bagian dari penjajakan peluang investasi jangka panjang, khususnya dalam pengembangan transportasi umum berbasis listrik.
Direktur Investasi Vingroup, Miss Ji, menyampaikan ketertarikan perusahaannya untuk melihat potensi kerja sama dengan Pemerintah Kota Samarinda dalam mendukung pengembangan mobilitas perkotaan yang lebih modern. Diketahui, Vingroup merupakan konglomerasi besar asal Vietnam yang memiliki beragam lini bisnis, termasuk sektor kendaraan listrik melalui merek VinFast.
Ketertarikan tersebut membuka peluang bagi Samarinda untuk mempelajari pengembangan transportasi berbasis teknologi ramah lingkungan. Namun, rencana investasi itu masih berada pada tahap penjajakan dan memerlukan pembahasan lebih lanjut sebelum dapat direalisasikan.
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menyambut baik ketertarikan investor tersebut. Ia menegaskan, pemerintah daerah terbuka terhadap peluang investasi yang dapat mendukung pembangunan kota, selama seluruh rencana kerja sama melalui kajian yang komprehensif.
“Pada prinsipnya, kami menyambut baik setiap peluang investasi yang dapat mendukung pembangunan Samarinda,” ungkapnya. Menurut Saefuddin, pengembangan transportasi berbasis listrik berpotensi menghadirkan inovasi dalam pelayanan mobilitas masyarakat. Meski demikian, penerapannya harus mempertimbangkan kebutuhan transportasi di Samarinda, dampak sosial, serta manfaat ekonomi bagi daerah.
“Namun, tentu semua rencana harus dikaji secara matang dengan mempertimbangkan kebutuhan daerah, manfaat bagi masyarakat, dampak sosial, serta keuntungan bagi kedua belah pihak,” tegasnya.
Ia berharap, penjajakan kerja sama tersebut tidak sekadar menghadirkan teknologi baru, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk dalam peningkatan kualitas layanan transportasi perkotaan. “Yang terpenting, setiap kerja sama yang dijajaki harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Kita ingin pembangunan dan kemajuan teknologi berjalan seiring dengan kepentingan publik serta kebutuhan Kota Samarinda,” pungkas Saefuddin. (adv/diskominfo/smd)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co