Progres Pembangunan Capai 50 Persen, PUPR Targetkan Proyek Tuntas Desember

Indra Zakaria • Dipublikasikan Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:13 WIB
Lokasi proyek infrastruktur segmen Jalan Cermai.
Lokasi proyek infrastruktur segmen Jalan Cermai.

SAMARINDA – Pengerjaan proyek infrastruktur di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), khususnya pada segmen Jalan Cermai dan kawasan dekat Sungai Mahakam, masih terus dikebut. Hingga saat ini, progres pekerjaan baru mencapai sedikit di atas 50 persen, dengan target penyelesaian sesuai kontrak pada Desember mendatang. Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) PUPR, Darmadi, menyampaikan sejumlah titik persimpangan tiga sudah dapat dilalui kendaraan dengan aman. 

Namun, masih terdapat beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan, terutama pada segmen Jalan Cermai serta pembangunan rumah pompa dan pengadaan pompa di dekat Sungai Mahakam.

“Progresnya baru sekitar 50-an persen lebih sedikit. Kalau untuk simpang-simpang tiga, sudah bisa dilewati dan aman. Tinggal mengejar pekerjaan di Jalan Cermai dan rumah pompa beserta pengadaan pompanya,” Ungkap Darmad dihubungi melalui sambungan seluler. Kamis (22/10/2026).

Ia menjelaskan, penyelesaian proyek tersebut ditargetkan mengikuti batas waktu dalam kontrak, yakni Desember. Pihaknya berharap seluruh pekerjaan dapat dirampungkan pada minggu kedua atau ketiga Desember, meskipun kemungkinan kendala di lapangan tetap perlu diantisipasi.

Menurut Darmadi, salah satu kendala yang sempat memperlambat pekerjaan adalah proses relokasi pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Banyaknya jaringan pipa di kawasan persimpangan membuat proses pemindahan membutuhkan waktu cukup panjang.

“Relokasi pipa PDAM kemarin memakan waktu hampir satu bulan lebih. Karena pipanya cukup banyak di simpang tiga, pekerjaan kami sempat terhambat. Sekarang tinggal mengejar penyelesaian pekerjaannya,” Ucapnya.

Proyek dengan nilai anggaran sekitar Rp19 miliar tersebut diharapkan dapat segera rampung sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam mendukung kelancaran aktivitas dan mobilitas di kawasan terdampak.

Kendati demikian, Darmadi juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan lalu lintas yang terjadi selama proses pengerjaan.  Ia memahami aktivitas warga, termasuk pelaku usaha di sepanjang Jalan Cermai, turut terdampak oleh pekerjaan konstruksi.

“Kami mohon maaf apabila masyarakat terganggu, terutama lalu lintas dan beberapa usaha di Jalan Cermai yang terdampak. Kami berharap masyarakat bisa bersabar karena pekerjaan ini untuk kebaikan kita bersama,” Tutupnya. (adv/diskominfo/smd)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
samarinda