GELSENKIRCHEN – Ilkay Guendogan kembali ke Jerman. Ya, dari lawatan Manchester City selama Liga Champions musim ini, Guendogan cuma dibawa saat bertandang ke Wirsol Rhein-Neckar Arena, Sinsheim, kandang TSG 1899 Hoffenheim. Dua lawatan lainnya ke Donetsk dan Lyon dia cuma duduk manis di Etihad Campus, kamp latihan City.
Namun, comeback-nya ke Jerman kali ini lebih terasa spesial. Karena dia pulang ke kota kelahirannya, Gelsenkirchen, pada leg pertama 16 Besar Liga Champions melawan Schalke 04, dini hari nanti WIB. ''Banyak teman, keluarga, dan kenangan di sana (Gelsenkirhcn),'' sebutnya, dikutip situs resmi UEFA.
Sempat masuk akademi Schalke 04 saat 1998 – 1999, Guendogan memulai karirnya jadi pesepak bola profesional bersama VfL Bochum II sedekade setelahnya. Gelandang 28 tahun itu lebih sering menonton Die Koenigsblauen, julukan Schalke, sebagai fans. Entah saat bermarkas Parkstadion, dan setelah pindah ke Veltins Arena (sekarang bernama Arena AufSchalke).
''Saya lebih sering datang ke sini melawan Schalke setelah di Borussia Dortmund,'' lanjut pemain blasteran Jerman-Turki itu. Lima musim jadi pemain Dortmund, Guendogan hanya tiga kali punya kesempatan main di kampung halamannya. Semasa berkostum FC Nuernberg, cuma sekali dia melakukannya.
Ironisnya, dia cuma sekali pulang ke Gelsenkirchen dan jadi pemenang, yaitu di Spieltag 31 Bundesliga 2011 – 2012. Tiga lainnya berakhir dengan sekali imbang dan dua kali tumbang. ''Saya beruntung masih punya kesempatan merasakan Revierderby (derby antara Dortmund dan Schalke),'' sebut Top Gun, julukannya.
Bahkan sebelum seklub di The Citizens dan di timnas Jerman, dia sering menonton aksi-aksi Leroy Sane. Guendogan dan Sane hampir latihan bareng di Geschaeftsstelle, sebutan kamp latihan Schalke. ''Tiga atau empat musim lalu mereka (Schalke) pernah menghubungiku. Tetapi, saya menolaknya,'' kenang Guendogan. Maklum, dia masih trauma setelah ditolak dari akademi Schalke setelah semusim latihan di sana.
Kedatangan Guendogan dan Sane ternyata sudah dinantikan pemain-pemain Schalke 04. Seperti yang diungkapkan kaptennya, Ralf Faehrmann. '”Setiap fans Schalke selalu senang saat melihatnya (Guendogan dan Sane) kembali bermain. Terutama Sane. Meski dia bermain di tim yang salah (tim lawan),'' sebut Faehrmann, dikutip Manchester Evening News. (ren)
Editor : izak-Indra Zakaria