SURABAYA– Persebaya Surabaya memang akhirnya berhasil mengakhiri paceklik kemenangan. Setelah lima laga tanpa kemenangan, Ruben Sanadi dkk kembali sukses merengkuh tiga poin saat menjamu Persipura Jayapura, Jumat malam (2/8). Meski begitu, penggawa Persebaya tidak pantas berpuas diri. Suporter setia mereka, Bonek, mengingatkan agar pemain menjaga konsistensinya.
“Pemain Persebaya jangan seperti kuda pacu,” kata pentolan Bonek Andy Kristiantono saat berbincang dengan Jawa Pos selepas laga Persebaya kontra Persipura. Maksudnya para pemain Persebaya diingatkan agar jangan baru bermain trengginas setelah dikritik tajam atau ada aksi dari Bonek.
Fakta di lapangan memang menggambarkan hal tersebut. Permainan tim berjuluk Green Force itu baru menggigit setelah Bonek melakukan aksi. Dalam perjalanan musim 2019 ini setidaknya sudah dua kali terjadi seperti itu.
Pertama adalah terlecutnya para pemain Persebaya setelah ada aksi Bonek turun ke lapangan saat tim kesayangannya itu ditahan imbang Madura United dalam leg pertama perempatfinal Piala Indonesia di Gelora Bung Tomo, Surabaya, 20 Juni 2019. Setelah aksi tersebut Persebaya langsung meraih kemenangan di kandang Borneo FC. Padahal, sebelumnya mereka melewati empat laga tanpa kemenangan.
Kedua adalah adanya aksi Bonek saat Persebaya menjamu Persipura. Bonek di tribune utara memutuskan hanya bernyanyi 10 menit setelah itu mengosongkan tribune yang berada di Gate 21 pun memilih tak bernyanyi. Bonek di tribune kidul sempat hening tanpa nyanyian. Mereka baru bernyanyi setelah Persebaya mencetak gol.
“Seharusnya pemain Persebaya tampil ngeyel setiap pertandingan. Seperti lazimnya karakter Surabaya. Tidak perlu menunggu dikritik atau ada aksi dulu,” ujar Andie Peci–sapaan akrab Andy Kristiantono.
Pelatih Persebaya Djajang Nurjaman tidak menampik permainan timnya belum konsisten. Permainan anak asuhnya tiba-tiba melempem setelah sempat menanjak memang menjadi pekerjaan rumah baginya. Pelatih asal Majalengka itu menyebut terus melakukan evaluasi terkait hal itu. Sebab, sebagai tim, Persebaya juga tidak ingin mengecewakan Bonek.
“Itu memang menjadi pekerjaan kami (menjaga konsistensi). Ini yang coba kami pecahkan. Kami ingin menjaga momentum agar tidak kembali melempem,” kata Djanur. (fim/jpg/ypl/k16)
Editor : izak-Indra Zakaria