NEW YORK -“Ayooo Cocooo... !” teriakan-teriakan seperti itu tak henti-hentinya terdengar di Louis Armstrong Stadium kemarin. Hampir 14.000 penonton memadati stadion tersebut. Dan mereka terus mengelu-elukan nama Coco Gauff.
Saat itu petenis Amerika Srikat (AS) 15 tahun itu bertarung kontra Timea Babos di babak kedua grand slam Amerika Serikat (AS) Terbuka. Di laga itu Gauff mengempaskan Babos dalam tiga set 6-2, 4-6, 6-4. Diapun bakal melaju ke babak selanjutnya yakni babak ketiga untuk melawan ranking satu dunia sekaligus juara bertahan Naomi Osaka pada Sabtu waktu setempat.
Naomi Osaka mendapat lawan berat di babak selanjutnya. Ia menghadapi pemain muda berbakat Coco Gauff. Al Bello/Getty Images
Tak bisa dipungkiri, Gauff telah menjelma sebagai idola baru bagi pecinta tenis AS. Fans tuan rumah sekarang tidak hanya menanti pahlawan utama mereka Serena Williams di Flushing Meadow. Namun juga Gauff yang merupakan 'anak ajaib' baru.
Coco Gauff mengalahkan Timea Babos di babak kedua grand slam Amerika Serikat. (Matthew Stockman/Getty Images)
Pertemuan Gauff melawan Osaka di babak ketiga ini pantas disebut sebagi duel dua anak ajaib. Pasalnya, Osaka tahun lalu juga mengejutkan dunia tenis dengan mengempaskan Serena di final AS Terbuka. Dia usia 21 tahun, Januari lalu dia makin mengukuhkan diri sebagai bintang tenis putri dengan menjuarai grand slam keduanya di Australia Terbuka dan mengambil alih ranking satu dunia.
“Kami berdua masih sangat muda. Aku sangat penasaran untuk mengetahui bagaimana permainanku menghadapi dia (Osaka). Dan jelas aku ingin menang,” ucap Gauff dilansir ESPN.
Kemenangan Gauff atas Babos menjadikannya petenis termuda yang mampu menembus babak ketiga AS Terbuka sejak 23 tahun silam. Atau sejak Anna Kournikova melakukan hal yang sama pada 1996.
Gauff mengaku capaiannya ini tidak lepas dari dukungan penuh fans setiap dia tampil. Dan pada laga menghadapi Osaka nanti, Gauff tampaknya akan kembali mendapat keuntungan tersebut. Pasalnya, saat pembawa acara menanyai Gauff tentang persiapannya untuk laga selanjutnya, penonton sudah memberi sinyal akan itu. Mereka spontan berteriak booo ketika pembawa acara menyebut nama Osaka. (irr)
Editor : izak-Indra Zakaria