Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Akademi Rival Lebih Menjanjikan

izak-Indra Zakaria • 2019-10-28 11:19:04

MANCHESTER- Manchester United boleh saja jemawa sebagai tim tersukses di Premier League dengan 20 trofi. Tetapi, nirgelar sejak 2013-2014 jadi bukti bahwa ada yang salah dengan United. Ironisnya, dalam kurun waktu yang sama rival sekota Manchester City mengoleksi tiga gelar.

Itu yang membuat beberapa legenda United memilih menyekolahkan anaknya ke akademi City. Terbaru, anak pertama Wayne Wooney, Kai, yang bakal segera berkostum The Citizens.

Bergabungnya bocah 9 tahun ke akademi City akan terjadi pada Januari 2020. Itu bertepatan dengan kembalinya Wayne ke Inggris sebagai player-coach Derby County setelah karirnya bersama klub MLS (Major League Soccer) DC United selesai akhir tahun ini.

Tetapi, kali kedua Kai masuk akademi City. Sebelumnya, dia sudah pernah menimba ilmu sejak 2016. Padahal, sulung dari empat bersaudara itu sempat masuk akademi United dan diharapkan bisa meneruskan jejak sang ayah.

Untuk prestasi menghasilkan pemain hebat, akademi City memang lebih unggul dari Unietd. Beberapa pemain seperti Shaun Wright-Phillips, Kasper Schmeichel, dan Phil Foden adalah buktinya. Bahkan, Kasper adalah putra ikon United lainnya, Peter.

''Selama di Amerika (sejak Wayne ke MLS tahun lalu, Red) Kai berlatih bersama Bethesda Soccer Club dan kemampuannya semakin berkembang. Itu yang membuat City kembali menawarinya masuk akademi mereka,'' tulis The Sun.

Sebelum Kai, Viv Anderson, yang merupakan pemain pertama yang dikontrak Sir Alex Ferguson pada 1987 jadi pionir pemain United memasukkan anaknya ke akademi City. Anak Anderson, Freddy, yang saat ini berusia 11 tahun sudah berproses bersama akademi City sejak 5 tahun silam.

"Ada juga anak laki-laki kembar Darren Fletcher (Jack dan Tyler, Red) di sana (akademi City, Red). Setelah itu, ada Kai Rooney dan anak Andy Cole (Devante, Red). Tidak ada fasilitas latihan yang sebanding dengan yang dimiliki City,'' ucap Anderson. (io)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Bola Eropa