Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Buah Peluh Dua Musim The Blades

izak-Indra Zakaria • 2020-07-27 11:41:45
Pemain Sheffield United
Pemain Sheffield United

BARU promosi, tetapi berhasil finis di posisi sepuluh besar klasemen akhir. Setelah Newcastle United pada 2017–2018 dan Wolverhampton Wanderers musim lalu, musim ini giliran Sheffield United yang mengejutkan.

Finis sepuluh besar merupakan capaian terbaik The Blades –julukan Sheffield United– selama era Premier League. Memperbaiki finis peringkat ke-14 yang diraih pada musim perdana Premier League (1992–1993).

Menghadapi big six musim ini, The Blades sukses mengungguli trio London. Yakni, menang dan seri saat menghadapi masing-masing Arsenal, Chelsea, dan Tottenham Hotspur. ”Skuad yang merata meski tanpa pemain bintang adalah kelebihan Sheffield United musim ini,” tulis ESPN.

Di bawah asuhan pelatih terbaik Inggris musim lalu, Chris Wilder, The Blades yang mengusung skema 3-5-2 mengandalkan trio bek Chris Basham, Enda Stevens, dan George Baldock serta gelandang Oliver Norwood sebagai kunci transisi dalam menyerang dan bertahan. Penyuplai assist terbanyak The Blades pun diduduki Stevens (4 kali) dan Baldock (3 kali).

”Apa yang kami capai (baca: performa mengejutkan, Red) di Premier League musim ini adalah buah peluh kami selama dua musim terakhir,’’ ungkap Stevens sebagaimana dilansir Yorkshire Post.

Stevens adalah pemain kedua setelah Baldock yang mencatatkan menit bermain terlama bersama The Blades di Premier League muism ini. ’’Semua soal bagaimana kami masuk ke kotak pertahanan lawan dan membuat berjalan lambat,’’ tutur fullback kiri berkebangsaan Irlandia itu. ’’Chris (Wilder, pelatih Sheffield) ingin melihatku maupun George semua masuk ke kotak. Begitulah cara kami mencetak gol,’’ sambungnya.

Kebijakan The Blades mempertahankan skuad ketimbang jor-joran membeli pemain diakui Wilder memberikan stabilitas bagi tim. Bandingkan dengan Norwich City, misalnya, sebagai klub promosi yang akhirnya terdegradasi karena merombak skuad mereka. ’’Kerja keras kami akhirnya terbayar,” kata Wilder kepada Daily Mail. (ren/c17/dns)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Bola Eropa