Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Madrid Lolos ke Final, Jasa Besar Juni Calafat

izak-Indra Zakaria • Jumat, 6 Mei 2022 | 16:14 WIB
Rodrygo Goes pencetak 2 gol Madrid saat bertemu City. Rodry dan Vini ditemukan pemandu bakat Real Madrid, Juni Calafat.
Rodrygo Goes pencetak 2 gol Madrid saat bertemu City. Rodry dan Vini ditemukan pemandu bakat Real Madrid, Juni Calafat.

MADRID – Real Madrid dan talenta Brasil tak terpisahkan. Di setiap kejayaan Los Merengues selalu ada andil personel asal Negeri Samba-sebutan Brasil. Tak terkecuali keberhasilan Real musim ini yang sudah memenangi La Liga dan menapak final Liga Champions. Ada tiga pemain Brasil yang jadi sosok sentral kesuksesan Real. Antara lain winger Vinicius Junior, second striker Rodrygo Goes, dan bek Eder Militao. Melesatnya penampilan mereka musim ini juga tak lepas dari peran personel Brasil senior di tim.

Ya, kapten Marcelo dan gelandang Casemiro jadi mentor sempurna bagaimana memiliki mental baja. Dua sosok itu punya andil besar dalam hat-trick juara Liga Champions pada 2016-2018. Rodry jadi yang paling dibicarakan dalam second leg semifinal melawan Manchester City (5/5). Pemain 21 tahun itu jadi yang pertama mencetak dua gol pada menit ke-90. Sebelumnya, Rodry juga jadi sorotan ketika mencetak gol pertama Real melawan Chelsea pada menit ke-80 di second leg perempat final (13/4). Uniknya, tiga gol krusial itu terjadi ketika dia jadi pemain pengganti.

Sedangkan peran Vini lebih menonjol musim ini. Selama fase knockout, dia mencetak satu gol dan empat umpan gol di enam laga. Di semua ajang, pemain 22 tahun itu mengemas 18 gol dan 19 umpan gol dalam 48 laga.

’’Timing (dua gol Rodry, Red) sangat tepat. Menyamakan kedudukan (agregat, Red) di saat-saat seperti itu pasti merusak dinamika tim (City, Red)’’ papar entrenador Real Carlo Ancelotti kepada Marca.

Terkait generasi terbaru pemain Brasil Real, mereka punya hutang besar kepada Juni Calafat. Juni merupakan salah satu anggota tim pemandu bakat Real khusus untuk menyaring bakat-bakat Brasil.

Bahkan, untuk kasus Vini, Juni sampai terbang bolak-balik Spanyol-Brasil sampai 10 kali. Pertemuannya dengan Vini kali pertama terjadi pada Februari 2017 ketika dia masih berusia 16 tahun. Juni bahkan langsung menuju akademi Flamengo untuk menjajaki kemungkinan memboyong Vini.

Real mendapat saingan berat dari FCB yang juga memiliki koneksi hebat di Brasil. Deal Neymar dari Santos pada 2013 jadi bukti nyata. Tetapi, pergerakan Juni lebih konkret. Dia bahkan rela repot-repot menyiapkan segala kepentingan Vini pindah ke Madrid.

Untuk itu, Juni menginfokan kepada presiden Florentino Perez agar segera dilakukan deal atau Vini dibajak FCB. Nominal EUR 45 juta (Rp 685 miliar) akhirnya disetujui per 23 Mei 2017. Tetapi, dia tidak bisa langsung ke Madrid karena minimal harus berusia 18 tahun untuk transfer internasional.

Tidak sedikit yang meragukan kapasitas Vini dengan dana sebesar itu. Hal serupa juga berlaku kepada Rodrygo yang dibeli dengan EUR 40 juta (Rp 608 miliar) dari Santos semusim bersamaan dengan transfer Militao yang memakan EUR 50 juta (Rp 761 miliar). Total, Real membelanjakan EUR 135 juta (Rp 2,05 triliun).

Investasi yang baru dirasakan Real musim ini setelah mereka sempat kesulitan di awal-awal bersama Real. Benzema bahkan sempat perang dingin dengan Vinicius lantaran dia yang jarang mengoper kepadanya musim lalu.

’’Sebelum ini aku masih sangat muda. Aku tiba dari Brasil pada usia 18 tahun dan baru bermain selama satu musim di tim utama. Harus bersaing, beradaptasi, dan belajar dengan banyak pemain hebat. Setelah tiga tahun, Ancelotti tiba dan memberiku kepercayaan diri yang ku butuhkan,’’ ujar Vini kepada Diario AS. (io/dra) 

 

Serunya Semifinal

 

Dalam lima musim terakhir, partai semifinal Liga Champions selalu menyajikan gol-gol pada menit akhir yang membalikkan situasi. Laga apa saja dan bagaimana situasinya ? (io/c17/dra)

 

2021–2022

- Manchester City vs Real Madrid

Hasil first leg: 4-3 (City menang)

Hasil second leg: 3-1 (agregat 6-5, Real menang dan lolos ke final)

Real kalah 3-4 pada first leg di Etihad Stadium. Hingga menit ke-89, Real kalah 0-1. Namun, dua gol Rodrygo pada menit ke-90 dan 90+1 membuat laga berlanjut ke extra time. Di babak tambahan waktu, Karim Benzema mencetak gol dari titik penalti.

 

2018–2019

- FC Barcelona vs Liverpool FC

Hasil first leg: 3-0 (Barcelona menang)

Hasil second leg: 4-0 (agregat 4-3, Liverpool menang dan lolos final)

Kalah 0-3 pada first leg di Camp Nou membuat misi comeback Liverpool FC mendekati mustahil meski second leg digelar di Anfield. Ketidakmungkinan yang dibantah oleh Divock Origi dan Georginio Wijnaldum. Mereka masing-masing mencetak dua gol.

 

- Ajax Amsterdam vs Tottenham Hotspur

Hasil first leg: 1-0 (Ajax menang)

Hasil second leg: 3-2 (agregat 3-3, Tottenham menang, lolos final karena unggul gol tandang)

Tottenham kalah 0-1 pada first leg di kandang. Namun, saat second leg di Johan Cruijff ArenA, Tottenham menang 3-2 berkat gol Lucas Moura pada menit ke-90+6.

 

2017–2018

- Liverpool FC vs AS Roma

Hasil first leg: 5-2 (Liverpool menang)

Hasil second leg: 4-2 (agregat 7-6, Roma menang, tapi Liverpool lolos final)

AS Roma kalah 2-5 pada first leg di Anfield. Giallorossi –julukan Roma– nyaris membuat laga berlanjut ke babak tambahan lantaran menang 4-2 pada menit ke-90+4 melalui gol Edin Dzeko. Namun, mereka gagal melaju karena skor 4-2 bertahan hingga akhir.

Editor : izak-Indra Zakaria
#Bola Eropa