PAREPARE–Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues merupakan salah seorang pelatih asing tersukses di Liga Indonesia. Namun, Teco kerap mendapat batu sandungan setiap timnya berjumpa PSM Makassar.
Sejak datang ke Indonesia sebagai head coach pada musim 2017, Teco baru sekali mengalahkan Juku Eja. Satu-satunya kemenangan itu didapat pada musim 2019. Tepatnya saat pelatih asal Brasil tersebut menukangi Bali United.
Nah, hari ini Teco memiliki kesempatan menuntaskan penasarannya terhadap Juku Eja. Dia akan berusaha membawa pulang tiga poin saat Serdadu Tridatu bertemu PSM dalam pertandingan pekan kedua Liga 1 2022/2023. Pertandingan itu akan dimainkan mulai 17.00 Wita di Stadion Gelora BJ Habibie, Kabupaten Parepare, Sulawesi Selatan.
Teco punya modal yang cukup matang untuk mewujudkan target itu. Ilija Spasojevic dkk tengah berada dalam motivasi tinggi setelah sukses mengawali kompetisi dengan kemenangan 1-0 atas Persija Jakarta. Namun, yang sedang on fire bukan hanya Bali United. Kepercayaan diri Juku Eja juga sedang meningkat setelah berhasil mencuri kemenangan 2-1 atas PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Jogjakarta.
Karena itu, Teco menilai pertemuan Serdadu Tridatu dengan Pasukan Ramang akan berjalan ketat. Dan, mantan pelatih klub Liga Thailand Royal Thai Navy tersebut memastikan timnya tidak akan bermain bertahan.
”Tantangan setiap pertandingan berbeda. Sebab, tim yang kami hadapi berbeda. Jadi, kami akan memainkan taktik yang berbeda dari pertandingan sebelumnya. Kami tidak boleh kebobolan. Tapi, kami juga harus berani menyerang supaya bisa mencetak gol,” ucap Teco.
Pelatih PSM Bernardo Tavares menilai, pertandingan melawan Bali United akan terasa sulit. Tim lawan memiliki empat pemain asing berkualitas. ”Tapi, kami akan memberikan segalanya untuk mendapatkan hasil terbaik,” ucap pelatih asal Portugal tersebut. (fiq/c17/ali/jpg/ndy/k16)
Editor : izak-Indra Zakaria