Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Kalah Ketiga Kalinya, Sabuk Adesanya Dirampas Alex Pereira

izak-Indra Zakaria • 2022-11-14 09:59:30
SUPERIOR: Alex Pereira mempertegas dominasinya atas Israel Adesanya dalam kemenangan di UFC 281 di Madison Square Garden, New York, Minggu (13/11) Wita.
SUPERIOR: Alex Pereira mempertegas dominasinya atas Israel Adesanya dalam kemenangan di UFC 281 di Madison Square Garden, New York, Minggu (13/11) Wita.

NEW YORK—Alex Pereira benar-benar menjadi momok bagi Israel Adesanya. Punya memori menaklukkan Adesanya saat sama-sama aktif di kickboxing, Pereira mengulanginya ketika kembali bersua di MMA. Pereira merebut titel juara kelas menengah UFC dari Adesanya dalam pertarungan utama UFC 281 di Madison Square Garden, New York, Amerika Serikat, Minggu (13/11).

Di era sama-sama berkarier di kickboxing, Pereira dan Adesanya dua kali bertemu. Dan, keduanya dimenangkan oleh Pereira. Adapun pada laga kemarin Wita, Pereira menumbangkan Adesanya dalam duel lima ronde. Tepatnya ketika ronde kelima berjalan pada 2 menit dan 1 detik.

Pereira mengatakan bahwa sebelum mengarungi ronde kelima, dia mendapat instruksi dari second, termasuk mentornya di MMA, Glover Teixeira, mantan juara kelas ringan-berat. “Pertahankan itu,” ucap Glover kepada Pereira. “Kemudian kukatakan, haruskah ku-KO (knock-out) dia? Glover mengatakan iya, itu harus. Saya katakan, baik mari kita lakukan,” jelas Pereira.

Sementara itu, Adesanya memuji penampilan Pereira. Menurutnya itu adalah salah satu kisah luar biasa untuknya. “Tetapi ini belum berakhir. Peperangan akan tetap berlanjut,” jelas Adesanya.

Menurut skor akhir ketiga juri, sejatinya Adesanya unggul angka, 39-37. Selain ronde kedua, Adesanya unggul di empat ronde lainnya. Dilansir dari ESPN, catatan ini mirip dengan ketika mereka bertemu pada 2017 di kickboxing, di mana Adesanya mendominasi pertarungan pada dua ronde pertama, yang kemudian ditumbangkan pada ronde ketiga. “Gila bukan? Mirip dengan pertemuan terakhir, cerita yang sama,” terang petarung kelahiran Nigeria ini.

Salah satu penyebab kekalahannya yakni ketika Pereira mendaratkan tendangan ke saraf peroneal kaki kanannya, yang membuat kakinya mati rasa. Membuat pergerakannya terganggu. "Kaki saya menyerah. Pujian untuknya. Dia melatihnya (tendangan betis) dengan baik," jelas petarung yang menjuarai kelas menengah sejak 2019 itu.

Ini jadi kekalahan kedua Adesanya sepanjang berkarier di UFC. Sebelumnya itu terjadi ketika dia masih bersaing di kelas ringan-berat pada tahun lalu, ketika menghadapi Jan Bachowicz.

Sementara itu, presiden UFC Dana White mengatakan takkan tergesa-gesa mengatur agenda tarung ulang, meski Adesanya memberi sinyal siap. “Dia adalah juara yang luar biasa untuk kami. Dia seperti bertarung sepanjang waktu. Tidak pernah bilang tidak. Dia akan menghadapi siapa pun. Dan, dia adalah orang yang baik,” pungkasnya. (ndy/k16)

Editor : izak-Indra Zakaria
#ufc