NEW YORK–Sudut ruang ganti Detroit Pistons kemarin (24/12) hening. Tatapan mata para pemain mereka kosong seusai menyelesaikan laga kontra tuan rumah Brooklyn Nets di Barclays Center. Di laga itu, Pistons lagi-lagi takluk 115-126. Kekalahan yang mengantarkan para pemain Pistons mencatatkan sejarah buruk dalam karier mereka.
Itu adalah kekalahan kali ke-26 beruntun tim asuhan Monty Williams tersebut sepanjang musim ini. Kekalahan yang membuat Pistons resmi menyamai rekor kekalahan beruntun terpanjang dalam semusim NBA. “Tidak ada satu pun dari kami yang pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya,” ucap Isaiah Stewart, center Pistons, dilansir ESPN. “ni akan tercatat sebagai salah satu pengalaman terburuk yang pernah kami lalui sepanjang karier di NBA,” tambahnya.
Catatan 26 kali kalah berturut-turut di satu musim itu membuat Pistons menyamai raihan Cleveland Cavaliers pada musim 2010–2011 dan Philadelphia 76ers pada 2013–2014. Sixers juga masih tercatat sebagai tim dengan kekalahan terpanjang. Yakni, sebanyak 28 kali. Tapi, jumlah kekalahan mereka itu gabungan dua season. Yakni, pada akhir musim 2014–2015 dan berlanjut di awal musim 2015–2016.
“Kami semua ingin kembali menang. Tidak ada yang suka dengan kekalahan. Ini sungguh membuat kami tertekan,” ucap point guard Pistons Cade Cunningham yang membukukan 22 angka di laga tersebut.
Kekalahan itu sekaligus membuat Pistons belum pernah menang sejak 28 Oktober lalu. Mereka kini makin terbenam di dasar wilayah timur dengan rekor 2-27. “Kami saat ini dalam kondisi terpuruk. Terlalu banyak turnover yang kami buat. Tapi, itulah yang terjadi,” ucap Williams yang baru menjabat pelatih Pistons musim ini.
Rekor buruk tersebut sekaligus tantangan berat bagi head coach yang mendapat predikat Coach of the Year NBA musim 2021–2022 tersebut. Dia mendapatkannya bersama Phoenix Suns. Williams menyebut timnya kekurangan pemain berpengalaman. Skuad Pistons kini diisi barisan pemain muda yang memiliki rata-rata usia di bawah 25 tahun. Pistons saat ini jelas ingin bangkit. Mereka akan kembali bermain di kandang pada Rabu (27/12). Nets akan kembali menjadi lawan mereka saat itu. (irr/c7/bas)
Editor : izak-Indra Zakaria