Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Matheus Pato Bakal Dilepas Shandong Taishan, Kembali ke Indonesia?

izak-Indra Zakaria • Kamis, 11 Januari 2024 | 15:53 WIB
GAGAL BERSINAR: Matheus Pato bisa berstatus tanpa klub. Pato saat berseragam Borneo FC.
GAGAL BERSINAR: Matheus Pato bisa berstatus tanpa klub. Pato saat berseragam Borneo FC.

KABAR mengejutkan datang dari Matheus Pato. Eks penyerang Borneo FC Samarinda itu disebut akan dilepas Shandong Taishan. Matheus Pato bukan nama asing bagi pencinta sepak bola Indonesia, terutama setelah ia mencetak 25 gol dalam 32 penampilannya bersama Borneo FC di Liga 1 2022–2023. Meskipun sebelumnya Borneo FC telah memagari sang pemain hingga 2025, langkah tak terduga di awal musim Liga 1 2023–2024 membawanya berlabuh ke Liga Tiongkok bersama Shandong Taishan.

Namun, penampilan Pato di Tiongkok tidak secerah yang diharapkan. Dengan hanya mencetak 2 gol dan 1 assist dari 9 pertandingan, spekulasi pun muncul bahwa ia akan dilepas oleh Shandong Taishan. Berita ini semakin mendapat kekuatan dengan pendaftaran empat pemain asing baru oleh klub tersebut.

"Shandong Taishan telah mengonfirmasi empat pemain asing untuk musim 2024: Jadson, Cryzan, Valeri Qazaishvili (Dari Ulsan HD), Zeca (dari Pohang Steelers). Moises dan Marouane Fellaini telah pergi. Leonardo dan Matheus Pato kemungkinan besar tidak akan bertahan di tim," dikutip dari medial sosial X milik Titan Sports, sebuah surat kabar dari Tiongkok. Jika benar-benar dilepas, Matheus Pato akan berstatus tanpa klub.

Matheus Antonio Souza dos Santos, atau yang lebih dikenal sebagai Matheus Pato, lahir pada 8 Juni 1995, di Rio Branco, Brasil. Pato pertama kali mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia saat membela Borneo FC di Liga 1 2022–2023. Musim tersebut menjadi panggung pribadinya, di mana ia berhasil mencatatkan 25 gol dalam 32 penampilan bersama Pesut Etam. Keberhasilannya tersebut membuat namanya melambung tinggi dan menjadi momok menakutkan bagi pertahanan lawan. (jpg/er/k8)

Editor : izak-Indra Zakaria