Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Dua Pelatih Timnas Beri Motivasi Pesepak Bola Usia Dini

izak-Indra Zakaria • 2024-01-19 14:30:40
ANTUSIAS: Jajaran pelatih timnas Indonesia di level kelompok umur menggelar coaching clinic di Stadion Rondong Demang, Tenggarong, beberapa waktu lalu.
ANTUSIAS: Jajaran pelatih timnas Indonesia di level kelompok umur menggelar coaching clinic di Stadion Rondong Demang, Tenggarong, beberapa waktu lalu.

TENGGARONG – Dua pelatih timnas Indonesia, Indra Sjafri (U-20) dan Bima Sakti (U-16), menyambangi pesepak bola usia dini di Stadion Rondong Demang, Tenggarong, Sabtu (13/1). Keduanya memberikan coaching clinic singkat kepada 300 lebih siswa SSB dari Kutai Kartanegara dan sekitarnya. Meski terkesan dadakan, kegiatan berjalan cukup lancar.

Bima Sakti mengaku senang dengan antusiasme peserta yang cukup tinggi. Eks Mitra Kukar itu berterima kasih karena setiap melakukan kunjungan ke daerah selalu disambut hangat. Tak lupa, Bima memberikan pesan kepada pemain usia dini agar tekun berlatih jika memang memiliki cita-cita menjadi pesepak bola.

Selain latihan rutin, kerja keras dan berdoa, Bima juga memberikan satu kunci paling penting yang harus dilakukan pemain sepak bola. “Jangan lupa untuk memuliakan kedua orangtua. Itu adalah hal terpenting, karena doa kedua orangtua itu pasti dikabulkan,” ucap Bima.

Sementara itu, Indra Sjafri mengatakan bahwa Kaltim memiliki potensi yang sama dengan daerah lainnya, dalam hal sepak bola. Terlebih, Kaltim terutama Kukar juga memiliki pemain muda yang pada ajang SEA Games di Kamboja lalu berhasil menyumbangkan medali emas untuk Indonesia yakni M Taufany.

“Semua memiliki potensi dan peluang yang sama, tinggal bagaimana cara meraihnya. Semua bergantung pada kedisiplinan dan kerja keras dalam menggapai impian tersebut,” ungkap Indra.

Lebih lanjut, Indra Sjafri berharap Asprov Kaltim memperbanyak lisensi pelatih. Sebab, dengan adanya pelatih berlisensi, latihan pemain akan terarah. Sekjen PSSI Yunus Nusi yang hadir dalam kegiatan coaching clinic tersebut cukup puas melihat antusiasme peserta. “Senang rasanya melihat anak-anak antusias mengikuti setiap materi coaching clinic yang diberikan. Besar harapan saya sebagai orang yang besar di Kaltim agar ke depan banyak anak Kaltim yang bisa berseragam timnas,” papar Yunus Nusi. (don/er/k16)

Editor : izak-Indra Zakaria