Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Toprak Razgatlioglu Gabung Pramac Yamaha, Pembalap MotoGP Langsung Antusias

Indra Zakaria • 2026-01-01 11:57:57
Selebrasi Toprak usai menang di race.
Selebrasi Toprak usai menang di race.

MUGELLO – Spekulasi panjang mengenai masa depan "superstar" World Superbike (WSBK), Toprak Razgatlioglu, akhirnya terjawab. Pekan lalu, Yamaha secara resmi mengumumkan bahwa pembalap asal Turki tersebut akan melompat ke ajang MotoGP mulai musim 2026. Toprak dipastikan bergabung dengan tim satelit utama, Pramac Yamaha, dengan ikatan kontrak berdurasi dua tahun.

Langkah ini mengakhiri teka-teki kepindahannya setelah sebelumnya sempat dikaitkan dengan Honda. Kehadiran Toprak di paddock MotoGP disambut antusias oleh para pembalap papan atas, termasuk pemimpin klasemen sementara saat ini, Marc Marquez.

Menjelang Grand Prix Italia, Marc Marquez menyatakan kegembiraannya atas kehadiran juara dunia WSBK tersebut. Menurut Marquez, kehadiran Toprak bukan hanya soal persaingan di lintasan, tapi juga memberikan dampak positif bagi jangkauan global kejuaraan dengan adanya keterwakilan kewarganegaraan baru.

"Tentu menyenangkan memiliki juara lain seperti Toprak di kejuaraan kami. Akan sangat menarik melihat gaya berkendaranya yang berbeda. Di Superbike, dia selalu terlihat mengandalkan roda depan dan pengereman yang sangat kuat," ujar pembalap Ducati tersebut.

Senada dengan Marquez, Francesco "Pecco" Bagnaia menilai bahwa tahun 2026 adalah momentum yang tepat bagi karier Toprak untuk terjun ke MotoGP. Namun, juara bertahan tersebut memberikan catatan mengenai sulitnya proses transisi dari motor produksi massal ke mesin prototype.

"Dia harus beradaptasi dengan ban dan kekakuan sasis MotoGP yang berbeda jauh. Musim pertama akan menjadi masa adaptasi. Jika dia mampu menyesuaikan gaya pengeremannya, dia pasti akan kompetitif," kata Bagnaia mengingatkan.

Salah satu poin krusial dalam kepindahan ini adalah penggunaan ban Michelin. Toprak harus menyesuaikan gaya pengereman ekstremnya dengan karakter ban Prancis tersebut sebelum MotoGP direncanakan beralih ke Pirelli pada tahun 2027. Yamaha sendiri berharap pengalaman Toprak dengan Pirelli di WSBK dapat menjadi keuntungan teknis bagi pengembangan motor masa depan mereka.

Meskipun banyak yang meragukan kecocokan ban Michelin dengan gaya agresif Toprak, wonderkid KTM, Pedro Acosta, justru optimis pembalap Turki itu akan langsung menebar ancaman.

"Lihat saja kecepatannya di Misano. Cepat atau lambat dia akan tiba di barisan depan. Mungkin prosesnya akan berbeda dengan Superbike, tapi dia akan cepat sejak awal balapan grand prix," pungkas Acosta.

Kepindahan Toprak ke Pramac Yamaha menjadi salah satu transfer paling dinanti dalam sejarah modern MotoGP, menjanjikan persaingan baru yang lebih berwarna di musim 2026 mendatang. (*)

Editor : Indra Zakaria