PROKAL.CO- Petinju kelas bantam super, Jorge Chavez, sukses mengukuhkan dominasinya setelah menundukkan Manuel Flores lewat kemenangan angka mutlak dalam laga ulang (rematch) yang digelar di Acrisure Arena, Amerika Serikat. Kemenangan ini sekaligus menjaga rekor tak terkalahkan Chavez dan mengakhiri kontroversi hasil imbang pada pertemuan pertama mereka.
Petinju berjuluk "El Nino Dorado" tersebut tampil luar biasa dalam duel 10 ronde yang melelahkan. Ketiga juri memberikan keunggulan bagi Chavez dengan skor 96–94, 97–93, dan 98–92. Dengan hasil ini, Chavez resmi merebut gelar juara kelas bantam super WBA Continental USA.
"Kali ini tidak ada keraguan. Saya harus tampil lebih aktif dan unggul dalam jab," ujar Jorge Chavez sebagaimana dikutip dari laman resmi WBA, Selasa (20/1/2026). "Saya menghormati Manny, tetapi malam ini saya membuktikan diri sebagai yang terbaik di kelas 122 pon."
Pertarungan berlangsung sengit sejak ronde awal. Manuel Flores yang bertarung dengan posisi kidal (southpaw) terus berupaya menekan dengan kekuatan pukulannya. Namun, Chavez menunjukkan kecerdasan bertinju dengan pergerakan menyamping yang lincah dan kombinasi pukulan cepat yang berulang kali mematahkan momentum serangan Flores.
Memasuki fase akhir, Flores mulai tampak kelelahan dan kehilangan kontrol ring. Chavez memanfaatkan celah tersebut dengan mendaratkan rentetan hook kiri telak pada ronde kedelapan hingga kesepuluh, yang semakin mempertegas keunggulannya di kartu skor.
Kemenangan ini membawa catatan rekor profesional Chavez menjadi 15 kemenangan (8 KO) dan satu hasil imbang. Hasil ini juga menempatkan namanya sebagai penantang utama yang patut diperhitungkan dalam peringkat WBA menjelang musim kompetisi 2026.
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi karier Manuel "Guccy Manny" Flores. Rekornya kini tercoreng menjadi 20 kemenangan, dua kekalahan, dan satu imbang. Hasil minor ini diprediksi akan menghambat langkah Flores untuk mendapatkan kesempatan bertarung memperebutkan gelar juara dunia dalam waktu dekat. (*)
Editor : Indra Zakaria