Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Juara Tanpa Keringat di Istora, Pearly/Thinaah Naik Podium Tanpa Senyum

Redaksi Prokal • 2026-01-25 19:11:19
Pebulu tangkis ganda putri Malaysia Pearly Tan dan Thinaah Muralitharan berpose dengan medali dan piala mereka usai menjuarai Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, (25/1/2026).
Pebulu tangkis ganda putri Malaysia Pearly Tan dan Thinaah Muralitharan berpose dengan medali dan piala mereka usai menjuarai Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, (25/1/2026).

 

JAKARTA – Ganda putri andalan Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, resmi menyandang gelar juara Indonesia Masters 2026. Namun, kemenangan di Istora Gelora Bung Karno, Minggu (25/1/2026) ini terasa berbeda bagi mereka karena diraih tanpa harus mengayunkan raket di partai final.

Pearly/Thinaah naik ke podium tertinggi setelah lawan mereka di laga puncak, pasangan asal Jepang Arisa Igarashi/Miyu Takahashi, memutuskan untuk mundur. Keputusan walkover (WO) ini diambil lantaran Miyu Takahashi mengalami sakit mendadak yang membuatnya tidak memungkinkan untuk bertanding.

Kecewa Tak Bisa Bertarung Ditemui usai seremoni, Pearly Tan mengaku memiliki perasaan yang tidak menentu. Baginya, menang karena lawan cedera atau sakit bukanlah skenario impian bagi setiap atlet profesional.

"Rasanya campur aduk. Bukan kemenangan seperti ini yang kami inginkan. Kami sebenarnya ingin bertanding melawan mereka. Semoga nanti kami bisa bertemu lagi di lapangan," ujar Pearly dengan nada simpati.

Thinaah menambahkan bahwa kabar mundurnya lawan baru mereka terima sesaat sebelum pertandingan dimulai. Secara sportif, Arisa Igarashi bahkan mendatangi mereka secara langsung untuk menjelaskan kondisi kesehatan rekannya. Menurut Thinaah, Arisa dan Miyu adalah lawan yang tangguh, sehingga ia sangat menyayangkan laga final tersebut harus batal terlaksana.

Meski diraih dengan cara yang tidak terduga, trofi ini menjadi pencapaian emosional bagi Pearly/Thinaah. Gelar ini sekaligus mengobati luka lama mereka di ajang yang sama, di mana pada edisi sebelumnya mereka harus puas sebagai runner-up setelah kalah dramatis dari pasangan Korea Selatan, Kim Hye Jeong/Kong Hee Yong.

Setelah merayakan kemenangan di podium, pasangan ini dijadwalkan langsung terbang kembali ke Malaysia pada Minggu malam untuk memulihkan fisik guna menghadapi turnamen berikutnya.

Gelar yang diraih Pearly/Thinaah melengkapi dominasi total tim bulu tangkis Malaysia di Istora Senayan tahun ini. Negeri Jiran sukses memborong tiga gelar juara sekaligus dari ajang Indonesia Masters 2026.

Selain ganda putri, trofi juara juga dipersembahkan oleh ganda campuran Chen Tang Jie/Toh Ee Wei yang menumbangkan wakil Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje. Tak ketinggalan, sektor ganda putra juga diamankan oleh Nur Izzuddin/Goh Sze Fei yang mengandaskan harapan tuan rumah dengan mengalahkan pasangan muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dua gim langsung. (*)

Editor : Indra Zakaria