Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Meski Takluk dari Alcaraz di Final Australian Open, Novak Djokovic Tetap Ambisius Kejar Gelar Grand Slam ke-25

Redaksi Prokal • 2026-02-02 10:40:00
Novak Djokovic
Novak Djokovic

MELBOURNE — Semangat pantang menyerah terus ditunjukkan oleh legenda tenis dunia, Novak Djokovic, meski ia baru saja mengalami kegagalan di partai puncak Australian Open 2026. Petenis asal Serbia tersebut harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari bintang muda Carlos Alcaraz dalam laga final yang berlangsung pada hari Minggu. Kekalahan ini membuat Djokovic harus menunda ambisinya untuk merengkuh gelar juara Grand Slam ke-25, sebuah pencapaian yang akan menjadi sejarah baru dalam dunia tenis.

Perjalanan Djokovic menuju final sebenarnya sangat impresif, termasuk saat ia berhasil menumbangkan Jannik Sinner melalui duel sengit lima set di babak semifinal. Namun, di partai final, petenis berusia 38 tahun itu tidak mampu membendung dominasi Carlos Alcaraz. Kemenangan tersebut bahkan menjadikan Alcaraz sebagai petenis putra termuda dalam sejarah yang berhasil menyelesaikan "Career Grand Slam" dengan koleksi trofi dari keempat turnamen mayor berbeda.

Menanggapi kegagalan tersebut, Djokovic menegaskan bahwa keyakinannya untuk menambah koleksi gelar masih sangat kuat. Ia menyatakan bahwa motivasi terbesarnya untuk tetap berkompetisi adalah kepercayaan bahwa dirinya masih mampu bersaing di level tertinggi. Meski merasa kecewa, Djokovic menganggap keberhasilannya mencapai babak final sebagai pencapaian luar biasa, mengingat ketatnya persaingan dengan para petenis yang jauh lebih muda.

Djokovic mengungkapkan bahwa salah satu kunci bertahannya ia di jajaran elite adalah penyesuaian pola pikir. Dalam beberapa tahun terakhir, ia memilih untuk menurunkan ekspektasi pribadinya guna melepaskan tekanan stres yang tidak perlu selama turnamen berlangsung. Strategi mental ini terbukti efektif membantunya tetap konsisten, terbukti dengan keberhasilannya mencapai semifinal di keempat turnamen Grand Slam sepanjang tahun 2025 lalu, meski trofi mayor terakhir yang ia angkat adalah US Open 2023.

Pertarungan melawan Alcaraz di final Australian Open kali ini berlangsung selama tiga jam dua menit. Meski Djokovic sempat memberikan perlawanan sengit di set keempat, Alcaraz akhirnya mampu menyudahi perlawanan sang senior sekaligus menyamakan catatan pertemuan head-to-head mereka menjadi 5-5. Kini, dengan kondisi fisik yang masih prima, Djokovic bersiap untuk mengalihkan fokusnya ke turnamen besar berikutnya demi mengejar mimpi gelar ke-25 yang terus ia dambakan. (*)

Editor : Indra Zakaria