DUBAI – Petenis putri andalan Indonesia, Janice Tjen, terus menunjukkan taringnya di panggung dunia. Bertanding dalam babak kedua turnamen bergengsi WTA 1000 Dubai Duty Free Tennis Championships pada Senin, Janice berhasil menumbangkan petenis ternama asal Kanada, Leylah Fernandez, melalui kemenangan dua set langsung 7-6 (5) dan 6-4.
Pertarungan di set pertama berlangsung sangat sengit. Leylah Fernandez, yang merupakan runner-up US Open 2021, terus mengandalkan servis keras untuk menekan. Namun, Janice yang lahir di Jakarta 23 tahun silam itu tampil lebih sabar dan cermat. Kedisiplinan Janice membuahkan hasil dengan memenangkan 68,4 persen pengembalian bola dan minim melakukan kesalahan ganda dibandingkan lawannya. Janice akhirnya menutup set pertama dengan sebuah ace yang krusial.
Memasuki set kedua, Janice tidak ingin membuang waktu dan tampil jauh lebih agresif. Berbekal kekuatan servis pertama yang mencapai akurasi poin 93,8 persen, ia berhasil memanfaatkan satu-satunya peluang break point untuk memegang kendali permainan. Setelah berjuang selama satu jam 43 menit, Janice akhirnya memastikan langkahnya ke babak ketiga atau babak 16 besar.
Kemenangan ini sekaligus mempertegas dominasi Janice atas Fernandez dengan rekor pertemuan 2-0, setelah sebelumnya ia juga menang di ajang Australian Open 2026. Hasil ini membuktikan bahwa petenis kebanggaan Indonesia tersebut mampu bersaing di level elite dunia secara konsisten.
Di babak 16 besar nanti, Janice tengah menanti pemenang antara petenis Ceko, Barbora Krejcikova, atau unggulan kedua dari Amerika Serikat, Amanda Anisimova. Sebelum menginjakkan kaki di babak ini, Janice juga tampil dominan di partai pembuka dengan melibas petenis Ukraina, Dayana Yastremka, dengan skor telak 6-4 dan 6-1.
Selain di sektor tunggal, Janice Tjen juga akan berjuang di sektor ganda dengan berpasangan bersama petenis Ceko, Marie Bouzkova. Kiprah Janice di Dubai ini merupakan ajang pembuktian setelah sebelumnya ia sempat terhenti di babak kedua pada turnamen Abu Dhabi dan Doha saat menghadapi petenis papan atas dunia seperti Liudmila Samsonova dan Iga Swiatek. Kini, harapan besar disematkan publik tenis Indonesia agar Janice mampu melaju lebih jauh di Dubai.(*)
Editor : Indra Zakaria