LAS VEGAS – CEO UFC, Dana White, tampaknya sedang menyiapkan kejutan terbesar dalam sejarah olahraga tarung. Setelah konferensi pers pasca-acara Zuffa Boxing 03, White mengungkapkan bahwa susunan petarung untuk ajang legendaris di Gedung Putih pada Juni mendatang sudah mulai menemui titik terang.
Meski sempat mencoba bermain kata-kata, antusiasme White tidak bisa disembunyikan. Ia awalnya menyebut jadwal pertandingan tersebut sudah "selesai" (done), sebelum akhirnya mengoreksi dirinya sendiri dengan istilah yang lebih hati-hati: "terbangun" (built).
"Kami telah menyusun dua opsi berbeda, proses penjodohan petarung (matchmaking) sudah dimulai," ujar White di hadapan para jurnalis. "Jadi, ya, kami sudah menyelesaikan konsep kartu pertandingan Gedung Putih minggu lalu." Ketika ditekan lebih jauh oleh jurnalis Mac Life, Oscar Willis, mengenai apakah susunan itu benar-benar sudah final, White kembali menarik ucapannya sedikit. "Saya tidak bilang itu sudah selesai, saya bilang kartu pertandingannya sudah dibangun (built)."
Hal ini mengindikasikan bahwa UFC telah menentukan daftar petarung impian mereka, termasuk dua opsi berbeda untuk laga utama (main event). Kini, bola panas ada di tangan para manajer dan petarung untuk menandatangani kontrak resmi.
Ilia Topuria vs Justin Gaethje: Siapa yang Akan Menjadi Raja di D.C.?
Spekulasi mengenai siapa yang akan memimpin ajang ini liar beredar. Nama Ilia Topuria yang dirumorkan akan berhadapan dengan Justin Gaethje menjadi pembicaraan utama. Namun, daftar calon pengisi kartu ini tidak berhenti di situ. Nama-nama besar lain yang santer terdengar meliputi Alex Pereira vs Ciryl Gane dengan potensi perebutan gelar interim kelas berat. Laga super di divisi wanita, antara Amanda Nunes versus Kayla Harrison. Namun ini bergantung pada pemulihan pasca-operasi leher Harrison.
Nama-nama seperti Jorge Masvidal, Colby Covington, hingga Derrick Lewis diprediksi akan mendapat tempat khusus mengingat hubungan dekat mereka dengan sang Presiden.
Dana White menegaskan keseriusan proyek ini dengan mengumumkan perjalanannya ke Washington D.C. minggu ini bersama Chief Content Officer, Craig Borsari.
"Kami terbang ke D.C. minggu ini untuk duduk bersama Presiden, menemuinya, dan mulai memaparkan bukan hanya soal produksi, tapi juga susunan pertandingannya. Kami punya sekitar tiga opsi berbeda untuk urusan produksi. Kami akan melihat apa yang beliau suka dan apa yang tidak," tegas White.
Hingga saat ini, UFC masih menutup rapat detail teknis mengenai bagaimana oktagon akan didirikan di kompleks Gedung Putih. Namun satu hal yang pasti: Juni mendatang, pusat politik dunia akan berubah menjadi pusat gravitasi dunia bela diri campuran. (*)
Editor : Indra Zakaria