Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Rakor Dispora Se-Kaltim Rekomendasikan Porprov Kaltim di Paser Diundur

Redaksi Prokal • 2026-02-18 07:45:00
Rasman Rading
Rasman Rading


SAMARINDA– Kepastian pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII/2026 di Kabupaten Paser kini tengah berada dalam ketidakpastian. Kabar simpang siur mengenai ajang multievent ini mencuat setelah terungkap bahwa sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Timur tidak memiliki alokasi anggaran untuk mengirimkan kontingen mereka. Kondisi ini menjadi pembahasan hangat dalam rapat koordinasi (rakor) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) se-Kaltim yang berlangsung pada Kamis (12/2/2026) lalu.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, menjelaskan bahwa rakor tersebut akhirnya menghasilkan rekomendasi untuk meninjau kembali jadwal pelaksanaan. Pihaknya akan mengomunikasikan lebih lanjut mengenai nasib Porprov kepada Gubernur dan Panitia Besar (PB) Porprov. Salah satu opsi kuat yang muncul adalah menunda pesta olahraga empat tahunan ini ke triwulan kedua tahun 2027, mengingat adanya dampak signifikan dari pemangkasan anggaran daerah oleh pemerintah pusat.

Sejauh ini, dilaporkan hanya 70 persen kabupaten dan kota yang sudah mengalokasikan anggaran untuk berpartisipasi dalam Porprov. Namun, alokasi tersebut dinilai belum maksimal karena daerah-daerah tersebut masih menggantungkan harapan pada tambahan dana melalui APBD Perubahan masing-masing. Ironisnya, Kota Samarinda yang berstatus sebagai juara bertahan, serta Kota Bontang, diketahui justru tidak memiliki anggaran sama sekali jika Porprov tetap dipaksakan digelar sesuai jadwal semula pada November mendatang.

Kendala teknis juga membayangi jika anggaran baru dipaksakan melalui APBD Perubahan. Rasman memaparkan bahwa anggaran perubahan biasanya baru cair pada bulan Oktober atau November, sehingga waktu eksekusi dan pelaporan pertanggungjawaban akan sangat sempit dan menyulitkan daerah. Jika tetap dipaksakan tahun ini, dikhawatirkan jumlah partisipan tidak akan lengkap, sehingga penundaan ke tahun depan dianggap sebagai langkah yang lebih realistis.

Selain wacana penundaan, muncul pula usulan agar PB Porprov menyesuaikan kembali jumlah cabang olahraga (cabor) dan nomor tanding yang akan dilombakan. Penyesuaian ini diharapkan mengacu pada cabor prioritas guna menekan biaya operasional di tengah kondisi keuangan yang belum stabil. Dispora Kaltim menargetkan keputusan final mengenai keberlanjutan Porprov ini sudah dapat diambil pada bulan Ramadan mendatang setelah dikomunikasikan dengan para kepala daerah dan pihak tuan rumah di Paser. (*)

Editor : Indra Zakaria