PROKAL.CO- Ambisi Islam Makhachev untuk menghadapi pemegang sabuk juara kelas ringan, Ilia Topuria, dalam ajang spesial UFC White House pada Juni mendatang tampaknya menemui jalan buntu. Meski Makhachev yang baru saja dinobatkan sebagai raja kelas welter menyatakan kesiapannya, pihak UFC dilaporkan tidak tertarik untuk mewujudkan duel super tersebut dalam waktu dekat.
Makhachev mengungkapkan bahwa kecil kemungkinan pertarungan melawan Topuria terjadi di White House karena sang calon lawan sudah memiliki jadwal pertarungan sendiri. UFC lebih memprioritaskan Topuria untuk melakukan penyatuan gelar kelas ringan melawan Justin Gaethje. Walaupun peluang melawan Topuria menipis, Makhachev menegaskan bahwa dirinya tetap mendiskusikan tanggal pertarungan di sekitar jadwal tersebut dan tetap menjadikan ajang White House sebagai skenario yang paling mungkin untuk laga berikutnya.
Situasi ini membuat teka-teki mengenai siapa lawan Makhachev selanjutnya di kelas 170 pon semakin liar. Sang juara bertahan sebelumnya sempat berkampanye untuk menghadapi mantan penguasa divisi, Kamaru Usman. Di sisi lain, Ian Garry terus menyuarakan tantangannya melalui media sosial demi mendapatkan kesempatan mencicipi perebutan sabuk juara.
Namun, kejutan muncul dari petarung muda berbakat, Michael Morales. "Si Anak Ajaib" kelas welter ini secara terang-terangan menyatakan ambisinya untuk merebut sabuk emas dari tangan Makhachev. Melalui unggahan di Instagram, Morales menantang sang juara untuk segera menandatangani kontrak pertarungan, menegaskan bahwa fokusnya kini tertuju sepenuhnya pada takhta tertinggi di divisi welter.
Penolakan UFC terhadap duel Makhachev vs. Topuria menunjukkan bahwa organisasi pimpinan Dana White ini lebih memilih untuk menjaga stabilitas di masing-masing divisi ketimbang terburu-buru melakukan superfight. Dengan banyaknya penantang yang mengantre di kelas welter, UFC memiliki banyak opsi menarik untuk mengisi kartu utama di White House nanti.
Bagi Makhachev, mempertahankan gelar melawan nama-nama besar seperti Usman atau bintang baru seperti Morales akan menjadi ujian pertama yang krusial untuk membuktikan dominasinya di kelas welter. Kini, para penggemar MMA tinggal menunggu keputusan resmi dari UFC mengenai siapa yang akan maju menghadapi Makhachev di oktagon pada musim panas mendatang. (*)
Editor : Indra Zakaria