Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Maraton 3 Jam di Dubai: Svitolina Tumbangkan Gauff demi Final WTA 1000 Pertama dalam 8 Tahun

Redaksi Prokal • 2026-02-21 13:37:12

Petenis Ukraina Elina Svitolina
Petenis Ukraina Elina Svitolina

DUBAI — Petenis tangguh Ukraina, Elina Svitolina, menunjukkan kekuatan mental yang luar biasa untuk mengamankan tiket ke partai puncak WTA 1000 Dubai setelah memenangi duel maraton melawan unggulan Amerika Serikat, Coco Gauff, pada Sabtu dini hari WIB.

Dalam pertarungan melelahkan yang memakan waktu tiga jam tiga menit, Svitolina harus memeras keringat hingga titik terakhir untuk mengunci kemenangan dengan skor 6-4, 6-7(13), dan 6-4. Keberhasilan ini mengantarkan Svitolina ke final Dubai ketiganya sekaligus menandai kembalinya ia ke laga perebutan gelar di level WTA 1000 sejak terakhir kali merasakannya pada 2018 di Roma.

Pertandingan ini menjadi salah satu laga paling sengit di turnamen tahun ini, terutama saat memasuki tiebreak set kedua yang berlangsung dramatis. Svitolina sempat memiliki peluang untuk menyudahi perlawanan Gauff lebih cepat, namun petenis muda Amerika itu tampil gigih di depan net dan berhasil memenangi tiebreak dengan skor ketat 15-13 guna memaksakan set penentu. Svitolina mengaku hampir kehabisan kata-kata atas intensitas laga tersebut, menegaskan bahwa ia mengerahkan segenap tenaga seolah-olah tidak ada hari esok demi bisa kembali mengangkat trofi indah di Dubai setelah penantian selama delapan tahun.

Memasuki set ketiga, tensi pertandingan tidak sedikit pun menurun hingga mencapai momen krusial pada kedudukan 4-4. Kedua petenis terlibat dalam gim maraton dengan tujuh kali deuce yang menjadi titik balik laga. Gauff sebenarnya memiliki dua peluang break point yang bisa membawanya menuju kemenangan, namun ketenangan Svitolina di poin-poin kritis terbukti menjadi pembeda. Setelah berhasil mempertahankan servisnya untuk unggul 5-4, Svitolina langsung memberikan tekanan balik dan menutup pertandingan saat pukulan forehand terakhir Gauff tertahan oleh net.

Capaian ini menempatkan Svitolina dalam catatan sejarah WTA sebagai pemain dengan jeda waktu terlama antara dua final level 1000, yakni hampir delapan tahun. Di babak final nanti, ia sudah ditunggu oleh Jessica Pegula dalam sebuah laga yang diprediksi tidak akan kalah berat. Dengan catatan rekor pertemuan 3-5 melawan Pegula, petenis berusia 31 tahun ini kini fokus sepenuhnya pada proses pemulihan fisik yang sangat terbatas. Svitolina berkomitmen untuk memberikan segala yang ia miliki di partai final nanti, berjuang hingga detik terakhir demi mewujudkan ambisinya kembali menjadi juara di tanah Dubai. (*)

Editor : Indra Zakaria