HOUSTON —Jelang pertarungan sengit di UFC Houston akhir pekan ini, Sean Strickland melontarkan kritik keras dengan menyebut struktur penggajian UFC sebagai sistem yang "predator". Dalam wawancara terbaru bersama Complex, petarung yang akan melakoni laga ke-24 di oktagon ini merasa kenaikan bonus malam pertarungan menjadi 100.000 dolar AS hanyalah pemanis belaka yang tidak menyentuh akar masalah kompensasi atlet.
"Terkait skala penggajian, jika Anda membandingkannya dengan acara olahraga lainnya, UFC adalah yang paling kacau," tegas Strickland dalam sesi wawancara prafight tersebut. Menurutnya, ada ketimpangan yang sangat nyata antara apa yang dihasilkan perusahaan dengan apa yang diterima oleh para petarungnya di lapangan. "Gaji atlet dibandingkan dengan apa yang mereka (UFC) hasilkan, tidak perlu diperdebatkan lagi. Itu tidak adil. Itu bersifat predator," tambahnya dengan nada sengit dilansir ESPN.
Strickland berargumen bahwa model bisnis UFC seharusnya mulai mengadopsi standar liga olahraga profesional Amerika lainnya seperti NFL dalam hal pembagian keuntungan. "Saya hanya ingin gaji kami setara dengan acara olahraga lainnya. Berapa pun yang mereka hasilkan, itulah yang seharusnya kami dapatkan," ujar Strickland. Ia kemudian memberikan perumpamaan mengenai transparansi pendapatan dengan mengatakan, "Katakanlah NFL memberikan 70 persen keuntungannya—saya hanya mengarang angka ini—kepada para pemain mereka. UFC seharusnya melakukan hal yang sama."
Keresahan petarung kontroversial ini juga menyentuh masa depan atlet bela diri campuran di negaranya sendiri. Ia merasa sistem negosiasi kontrak secara independen tanpa adanya serikat pekerja membuat posisi atlet sangat rentan untuk digantikan oleh tenaga kerja yang lebih murah. "Anda akan melihat secara perlahan daftar petarung Amerika akan mati karena sistem ini seperti di-outsourcing oleh orang-orang," ungkapnya.
Strickland yakin bahwa selama UFC tetap bisa menemukan orang lain yang bersedia menerima bayaran rendah untuk menggantikan mereka yang memprotes gaji, maka perubahan besar tidak akan pernah terjadi. "Jika seseorang menolak pertarungan karena keberatan dengan bayaran mereka, UFC hanya akan mencari orang lain yang bersedia menerima uang yang lebih sedikit," pungkas Strickland yang bersiap menghadapi Anthony Hernandez di Toyota Center pada Minggu mendatang. (*)
Editor : Indra Zakaria