PROKAL.CO- Dunia Mixed Martial Arts (MMA) kembali memanas setelah juara kelas bulu UFC, Ilia Topuria, melontarkan pernyataan provokatif yang menyasar dua nama besar sekaligus: Islam Makhachev dan Justin Gaethje. Petarung berjuluk "El Matador" ini secara terbuka menuduh Makhachev menghindari pertarungan dengannya dan bersumpah akan melampiaskan rasa frustrasinya kepada Gaethje di dalam oktagon.
Topuria menegaskan bahwa Justin Gaethje akan menjadi pihak yang menanggung konsekuensi dari apa yang ia sebut sebagai sikap menghindar dari Islam Makhachev. Dalam pernyataannya yang penuh emosi, Topuria bahkan tidak segan memberikan komentar pedas terhadap manajer kedua petarung tersebut, yang menurutnya turut berperan dalam dinamika persaingan yang dianggapnya tidak sportif.
"Sekali lagi, ada orang lain yang akan membayar atas pelarian Islam. Manajer mereka berdua sangat buruk. Justin, sampai jumpa di Gedung Putih," ujar Topuria dengan nada menantang.
Meskipun dikenal sebagai petarung yang penuh rasa percaya diri, Topuria menekankan bahwa ia tidak berniat mempermalukan lawannya secara pribadi, melainkan ingin menunjukkan dominasinya secara teknis dan cepat. Ia memprediksi pertarungan melawan Gaethje tidak akan berlangsung lama dan akan berakhir seketika sebelum lawannya menyadari apa yang terjadi.
"Aku bukan orang yang suka mempermalukan orang lain. Ini akan berlangsung cepat. Saat kau terbangun, semuanya sudah berakhir," pungkasnya.
Pernyataan ini semakin mempertegas ambisi Topuria untuk terus merangkak naik dan menantang para raksasa di kelas ringan. Para penggemar UFC kini menantikan bagaimana respon dari pihak Gaethje maupun Makhachev atas gertakan keras sang juara asal Spanyol-Georgia tersebut, yang tampaknya siap mengguncang tatanan papan atas divisi UFC dalam waktu dekat. (*)
Editor : Indra Zakaria