LAS VEGAS — Petarung kontroversial UFC, Colby "Chaos" Covington, kembali memanaskan suasana dengan memberikan saran terkait lawan berikutnya bagi juara Pound-for-Pound, Islam Makhachev. Alih-alih menyebut nama-nama mapan di kelas berat ringan, Covington justru menunjuk bintang muda yang sedang naik daun, Michael Morales.
Covington menilai, dari sisi bisnis dan kompetisi, Morales adalah lawan yang paling masuk akal bagi Makhachev jika sang juara ingin naik ke kelas welter (170 lbs).
Covington menyoroti status Michael Morales yang belum terkalahkan sebagai daya tarik utama. Menurutnya, UFC membutuhkan sosok seperti Morales untuk memperluas dominasi di pasar Amerika Selatan, khususnya Ekvador.
“Melihat apa yang ada di atas meja saat ini, saya pikir duel Michael Morales adalah yang paling masuk akal bagi Islam Makhachev. Dia belum terkalahkan, dia dari Ekvador, dan kita butuh pasar Ekvador,” ujar Covington dalam wawancara terbarunya.
Covington memuji kemampuan bertarung Morales yang kerap mencetak kemenangan KO dan memiliki karisma yang unik, meski ia juga tak lepas dari memberikan kritik pedas terhadap kepribadian di luar oktagon sang petarung.
Kritik Tajam Terhadap Gaya Hidup
Meski mengakui kehebatan Morales di dalam oktagon, Covington tetaplah Covington. Ia melontarkan kritik terhadap perilaku media sosial Morales yang dianggapnya tidak mencerminkan sisi maskulin seorang petarung.
"Dia petarung yang menarik, punya karisma, dan lucu. Tapi saya tahu dia melakukan hal-hal aneh di luar sana, seperti menari dengan pakaian wanita. Saya tidak suka itu. Kita tidak seharusnya mengajarkan pemuda untuk menjadi pria yang menari dengan gaun. Itu tidak maskulin. Biarkan pria tetap menjadi pria," tegas mantan pemegang sabuk interim kelas welter tersebut.
Terlepas dari ejekannya, Covington mendesak UFC untuk mempertimbangkan laga ini secara serius. Ia memandang Morales sebagai ujian sejati bagi Makhachev jika ingin mencoba peruntungan merebut sabuk juara di divisi yang lebih berat.
“Mari sisihkan semua omong kosong itu. Sebagai petarung, Michael Morales adalah yang paling logis. Inilah pertarungan yang ingin saya lihat untuk perebutan gelar 170 lbs melawan Makhachev,” pungkasnya.
Pernyataan ini pun langsung memicu perdebatan di kalangan penggemar MMA. Apakah UFC akan mendengarkan saran sang "Chaos" untuk mempertemukan sang raja pound-for-pound dengan talenta muda Ekvador yang sedang membara? (*)
Editor : Indra Zakaria