Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Tanggapi Kritik "Membosankan", Movsar Evloev Siap Bungkam Pengamat Karbitan di UFC London

Indra Zakaria • 2026-03-20 10:40:00

Movsar saat mengalahkan Aljamain Sterling lewat dominasi gulat.
Movsar saat mengalahkan Aljamain Sterling lewat dominasi gulat.

PROKAL.CO– Jagoan kelas bulu asal Rusia, Movsar Evloev, akhirnya angkat bicara menanggapi gelombang kritik dari para pencinta tarung yang menyebut gaya bertarungnya membosankan. Menjelang laga utama di gelaran akbar UFC London, petarung tak terkalahkan ini memberikan jawaban menohok bagi mereka yang ia sebut sebagai "penggemar biasa".

Evloev memang menjadi fenomena unik di jagat Mixed Martial Arts (MMA). Sejak bergabung dengan organisasi pimpinan Dana White tersebut, ia berhasil menyapu bersih 9 pertarungan dengan kemenangan. Namun, catatan impresif itu kerap dibarengi dengan cibiran karena seluruh kemenangan tersebut diraih melalui keputusan juri (decision), tanpa satu pun penyelesaian KO atau kuncian (submission).

Menanggapi label "membosankan" yang melekat padanya, Evloev menilai bahwa banyak orang yang hanya menonton di permukaan tanpa memahami kedalaman teknis dalam pertarungan. Bagi Evloev, dominasi total selama tiga hingga lima ronde adalah bukti nyata dari keunggulan kelas dan stamina yang tidak dimiliki sembarang petarung.

"Para penggemar biasa mungkin tidak mengerti apa yang terjadi di dalam oktagon. Mereka ingin melihat darah, tapi saya di sini untuk menang secara dominan dan menunjukkan level teknik yang berbeda," tegas petarung yang dikenal dengan kemampuan gulatnya yang sangat disiplin.

Laga di London nanti akan menjadi pembuktian besar bagi Evloev. Ia tidak hanya bertarung memperebutkan posisi penantang gelar juara, tetapi juga berjuang untuk mendapatkan pengakuan dari publik internasional. Dengan rekor yang masih suci dari kekalahan, Evloev tetap percaya diri bahwa efektivitas gaya bertarungnya adalah kunci untuk mencapai puncak klasemen kelas bulu.

Kini, perhatian tertuju pada bagaimana Evloev akan menghadapi tekanan di London. Apakah ia akan tetap setia pada gaya "mesin penghancur" yang sistematis, atau justru memberikan kejutan dengan sebuah penyelesaian akhir demi membungkam para kritikusnya? Satu yang pasti, rekor 9-0 di UFC adalah bukti bahwa meski dianggap tidak menghibur oleh sebagian orang, gaya Evloev adalah mimpi buruk bagi siapa pun yang berdiri di hadapannya. (*)

Editor : Indra Zakaria